TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com— Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan merespons keluhan masyarakat terkait kemacetan lalu lintas di kawasan Jalan Raya Pondok Cabe, khususnya di pertigaan Bukit Cirendeu, Tangerang Selatan.
Rencananya jam kerja personel di titik-titik rawan kemacetan akan ditambah.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Tangerang Selatan, Ayep Jajat Sudrajat menegaskan bahwa penambahan durasi pengawasan di lapangan untuk mengurai penumpukan kendaraan yang kerap terjadi pada jam sibuk kerja dan sekolah.
Baca juga: Macet di Pertigaan Bukit Cirendeu Pondok Cabe Tangsel, Makanan Sehari-hari Pengendara
"Petugas kami hanya berjaga maksimal sampai pukul 18.00 WIB, tetapi nanti jam kerjanya akan kita tambah (di jam sibuk) biar teratur," kata Ayep, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (13/8/2026).
Ayep mengatakan, banyaknya persimpangan di koridor Pondok Cabe memerlukan pengawalan ekstra dari petugas.
"Banyak sekali pertigaan di lokasi tersebut memang," ujar Ayep.
Langkah perpanjangan jam kerja personel ini diambil berdasarkan pemetaan pola kemacetan di koridor batas Jakarta Selatan–Tangsel tersebut.
Berdasarkan pantauan, arus balik warga menuju pemukiman mencapai puncaknya pada sore hingga malam hari, yakni pukul 16.00 hingga 19.00 WIB.
Kemacetan lalu lintas menjadi makanan sehari-hari bagi para pengendara yang melintas di Jalan Raya Pondok Cabe.
Sebagai salah satu jalan utama yang berbatasan langsung dengan Jakarta Selatan, koridor ini kerap mengalami penumpukan kendaraan yang cukup parah, terutama di area pertigaan jalan.
Baca juga: Pemotor Lawan Arah di Rawa Buaya Jakbar, Warga: Kalau Memutar Jauh dan Macet
Titik pertigaan di depan Bukit Cirendeu menjadi salah satu simpul kepadatan karena merupakan titik pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah.
Tak hanya disebabkan oleh meluapnya volume kendaraan para pekerja dari wilayah penyangga menuju ibu kota, keberadaan persimpangan jalan, aktivitas sekolah, hingga lalu lalang penyeberang jalan kerap menjadi pemicu utama kemacetan di ruas jalan ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang