2 Pengedar Tramadol di Pasar Tanah Abang Ditangkap, Ribuan Obat Keras Disita

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Petugas gabungan mengamankan dua pengedar obat keras jenis tramadol dan hexymer ilegal di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus). Dari tangan kedua pengedar tersebut, petugas menyita ribuan butir obat keras.

Dilansir Antara, operasi gabungan ini digelar oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM), Polri, dan TNI di kawasan Tanah Abang.

"Kedua pelaku pengedar obat tramadol dan hexymer ilegal yang ditangkap di Tanah Abang hari ini tidak dibawa ke panti sosial milik Pemprov DKI, melainkan diserahkan ke aparat kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku," kata Wali Kota Jakarta Pusat Arifin, Kamis (13/8/2026).

Arifin menjelaskan, personel gabungan berpakaian preman yang menggelar operasi di kawasan Pasar Tanah Abang berhasil mengamankan dua dari sejumlah penjual obat tersebut saat mencoba melarikan diri. Kedua pengedar kemudian dibawa menggunakan mobil operasional Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat menuju Kantor Wali Kota Jakarta Pusat.

Baca juga: Polisi Prihatin Narkoba di Bekasi Sasar Generasi Muda, Ajak Warga Antisipasi


Saat menggeledah tas selempang milik salah satu pengedar bernama Rizky (29), petugas menemukan lebih dari 4.000 butir obat tramadol dan hexymer serta uang hasil penjualan sebesar Rp 4,2 juta.

Arifin menegaskan, proses hukum terhadap kedua pengedar tersebut dilakukan agar memberikan efek jera dan mencegah mereka mengulangi perbuatannya.

"Pengedar dikenakan sanksi hukum karena sebagian besar obat yang dijual tidak memenuhi standar edar resmi, serta atribut atau merek obat tidak jelas tanpa mencantumkan nama obat," ujar Arifin.

Operasi ini, kata dia, merupakan bagian dari komitmen bersama warga dan organisasi kemasyarakatan di Tanah Abang yang telah mendeklarasikan pemberantasan penjualan obat ilegal tanpa izin edar.

"Operasi pengedar tramadol dan hexymer ilegal di Tanah Abang juga melibatkan personel Satpol PP Jakarta Barat, sehingga saat mereka melarikan diri ke wilayah lain bisa langsung diamankan bersama. Begitu pula sebaliknya," ungkap Arifin.




(aik/aik)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pentingnya merawat kesehatan gigi untuk menunjang kualitas hidup
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Diskominfo Makassar raih penghargaan Public Service Of The Year Sulsel
• 53 menit laluantaranews.com
thumb
Kasus 1,3 Ton Ketamin di Kepri, 8 WN Myanmar Dibawa ke Bareskrim
• 7 jam laluokezone.com
thumb
RI Tetap di Emerging Markets, MSCI Pastikan Tak Ada Perubahan Status Negara
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Dinilai Berdampak Rusak Lingkungan, Mahasiswa di Yogyakarta Gelar Aksi Unjuk Rasa Terkait Rencana Pembangunan Pabrik Semen
• 9 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.