Pantau - Pemerintah Provinsi Bengkulu mengusulkan agar Kota Bengkulu masuk dalam trase pembangunan kereta api Trans Sumatera yang direncanakan Pemerintah Pusat guna memperkuat konektivitas dengan wilayah lain di Pulau Sumatera, khususnya melalui Sumatera Selatan.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu R.A. Denni mengatakan usulan tersebut telah disampaikan kepada Pemerintah Pusat.
"Kita usulkan di Trans Sumatera ini, kita Bengkulu masuk. Nah, karena itu kita sudah mengusulkan ke pusat," ungkap Denni.
Pemprov Bengkulu menilai jalur kereta api dari dan menuju Bengkulu penting karena akses transportasi ke provinsi berjuluk Bumi Merah Putih tersebut selama ini masih tergolong sulit.
Kondisi Geografis Bengkulu Jadi Tantangan KonektivitasKondisi geografis menjadi salah satu kendala utama konektivitas Bengkulu karena wilayah tersebut dikelilingi gugusan Bukit Barisan, sementara jalan nasional harus berliku menyusuri lereng perbukitan.
Kondisi tersebut menyebabkan perjalanan dari dan menuju Bengkulu membutuhkan biaya transportasi relatif besar, baik untuk angkutan logistik maupun penumpang.
Pada 2023, Bengkulu sebenarnya telah memperoleh program pembangunan jalan tol menuju Lubuklinggau, Sumatera Selatan.
Namun, pembangunan Tol Bengkulu-Lubuklinggau hingga kini baru terealisasi satu dari tiga seksi yang direncanakan.
Ruas tol yang telah terealisasi memiliki panjang sekitar 17 kilometer dari keseluruhan jalur yang direncanakan mencapai sekitar 96 kilometer.
Menurut Denni, rencana Presiden Prabowo Subianto membangun infrastruktur kereta api di Sumatera menjadi peluang bagi Bengkulu untuk meningkatkan konektivitas dengan jalur lintas tengah Pulau Sumatera.
Pemprov Bengkulu juga menilai akses kereta api Trans Sumatera menuju Bengkulu dapat mendukung peningkatan keandalan Pelabuhan Pulau Baai.
Pelabuhan Pulau Baai saat ini sedang menjalani revitalisasi oleh Pemerintah Pusat sehingga keberadaan jalur kereta api dinilai dapat memperkuat konektivitas pelabuhan dengan wilayah lain di Sumatera.
Pemprov Bengkulu Sudah Bersurat ke Pemerintah PusatPemprov Bengkulu telah secara resmi menyampaikan usulan pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan Sumatera Selatan dengan Bengkulu kepada kementerian terkait.
"Kita sudah bersurat. Kita mengharapkan pemerintah pusat juga bisa segera menindaklanjuti memfasilitasi pertemuan kepada kementerian yang terkait, Pemerintah Provinsi Bengkulu, untuk membahas akses kereta api dari Sumatera Selatan ataupun Lubuklinggau hingga ke Bengkulu seperti itu," kata Denni.
Melalui pertemuan tersebut, Pemprov Bengkulu berharap rencana akses kereta api dari Sumatera Selatan, khususnya Lubuklinggau, menuju Bengkulu dapat dibahas lebih lanjut bersama kementerian terkait.
Pemprov Bengkulu menyatakan siap memberikan dukungan terhadap tahapan pembangunan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.
Salah satu dukungan yang disiapkan adalah membantu proses pembebasan lahan yang diperlukan untuk pembangunan jalur rel kereta api.
Kajian Jalur Lubuklinggau-Pulau Baai Sudah DisiapkanPemprov Bengkulu telah memiliki kajian mengenai rencana pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan Bengkulu dengan jaringan kereta api di Sumatera Selatan.
Kajian tersebut telah disampaikan kepada kementerian terkait sebagai salah satu dasar pengusulan pembangunan jalur kereta api menuju Bengkulu.
Berdasarkan kajian Pemprov Bengkulu, jarak jalur dari Lubuklinggau, Sumatera Selatan, menuju kawasan Pulau Baai di Bengkulu hanya sekitar 96 hingga 98 kilometer.
Namun, pembiayaan menjadi kendala utama dalam merealisasikan pembangunan jalur tersebut.
"Kita sudah punya kajian itu. Sudah disampaikan kepada kementerian. Nah, cuma persoalannya kan masalah pembiayaannya seperti itu," ujar Denni.
Pembangunan jalur kereta tersebut membutuhkan dukungan Pemerintah Pusat karena kewenangan serta kebutuhan anggarannya tidak dapat ditangani sendiri oleh Pemprov Bengkulu melalui APBD.
Karena itu, Pemprov Bengkulu berharap proyek kereta api Trans Sumatera yang ditargetkan Pemerintah Pusat nantinya benar-benar memasukkan Bengkulu sebagai bagian dari trase.
Pemprov Bengkulu menegaskan siap membantu seluruh proses yang berada dalam lingkup kewenangan pemerintah daerah apabila pembangunan jalur tersebut direalisasikan.
"Kita ingin Trans Sumatera terealisasi. Nah, kita masuk di situ," tegas Denni.




