Rektor Yarsi Soroti Belum Jelasnya Standar Kampus Ramah Disabilitas

liputan6.com
3 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Rektor Universitas Yarsi Ratna Sitompul menyoroti belum jelasnya standar nasional mengenai penerimaan dan pelayanan bagi penyandang disabilitas di perguruan tinggi.

Menurut Ratna, keberadaan standar nasional penting agar kampus memiliki panduan yang jelas dalam menyiapkan fasilitas maupun pelayanan bagi mahasiswa dan tenaga kependidikan penyandang disabilitas.

Advertisement

Hal tersebut disampaikan Ratna saat menghadiri Pelatihan Strategi Pelayanan Prima yang Ramah Keberagaman Individu bagi Tenaga Kependidikan (Tendik) Universitas Yarsi, Kamis (13/8/2026).

Ratna mengaku belum mengetahui secara pasti apakah pemerintah telah memiliki standar yang menjadi acuan perguruan tinggi dalam menerima dan memberikan pelayanan kepada penyandang disabilitas.

"Sebetulnya yang saya belum tahu itu adalah apakah pemerintah mempunyai standar. Mempunyai standar untuk mengatakan kita bisa menerima disabilitas. Atau diizinkan untuk menerima disabilitas," ujar Ratna di sela acara, Kamis (13/8/2026).

Meski demikian, Ratna mengatakan Universitas Yarsi tetap menjalankan pelayanan inklusif berdasarkan komitmen internal kampus.

Salah satu upayanya dilakukan dengan melibatkan staf pengajar penyandang disabilitas untuk memberikan masukan mengenai kebutuhan yang harus disiapkan kampus.

"Kita menyelenggarakan karena kita berkomitmen. Kita ingin salah satu dari staf pengajar kita punya disabilitas. Jadi dia tahu apa yang dia butuhkan sebetulnya. Sehingga itu yang kita sediakan. Mungkin beliau juga pasti membaca literatur, melihat ke universitas-universitas lain bagaimana itu harus diselenggarakan," tutur Ratna.

 

 

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Onitsuka Tiger Hadirkan Koleksi Denim Bergaya Effortless Chic bersama Momo Twice
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
HUT ke-81 RI, Tarif LRT Jabodebek Cuma Rp8 pada 17 Agustus 2026
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Indonesia Tetap Emerging Market, Puteri Minta OJK Berbenah
• 15 jam lalupantau.com
thumb
KPK Telusuri Dugaan Suap 1 Juta Dolar AS dari Yaqut ke Pansus Haji
• 15 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.