Sejak peluncuran resminya pada 29 Juni lalu, Wuling Aira ev terbukti disambut baik oleh masyarakat Indonesia. Mobil listrik kompak terbaru dari pabrikan ini sudah mengantongi 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) secara nasional.
Lewat siaran pers perusahaan, capaian tersebut didapat hanya dalam rentang dua pekan. Wuling Aira ev dianggap mampu menawarkan kendaraan listrik yang relevan praktis, dan selaras dengan gaya hidup masyarakat.
Direktur Penjualan Wuling Motors, Kharismawan Awangga mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap Wuling Aira ev. Ke depan pihaknya akan berupaya terus menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas konsumen.
"Pencapaian ini menjadi bukti bahwa Aira ev diterima dengan baik oleh konsumen Indonesia, khususnya mereka yang mencari kendaraan listrik dengan desain menarik, dimensi kompak, fitur modern, serta kemudahan penggunaan untuk menunjang mobilitas sehari-hari," ujar Kharismawan dalam keterangan resmi, Kamis (13/8).
Soal Aira ev, namanya terinspirasi dari kata ‘Air’ dalam bahasa Inggris yang berarti ‘Udara’, nama Aira merepresentasikan sesuatu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Model ini juga sudah dirakit lokal dengan nilai TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) 42,5 persen.
Aira ev menawarkan penghematan dari aspek biaya energi sekitar Rp 151 per kilometer. Kemudian mengenai kemudahan berkendara mobil ini punya radius putar sempit yakni hanya 4,5 meter, konfigurasi baru 4-pintu, lalu ruang penyimpanan hingga 838 liter.
Fitur keselamatan terdapat dual airbags, rem ABS+EBD, Hill Hold Control, Electronic Stability Control, Magic Battery Pro, rear foglamp, dan sensor parkir. Lainnya ada seluruh lampu yang sudah disematkan teknologi LED, smart keyless, hingga sistem head unit 10,1-inci.
Aira ev tersedia dalam dua varian, yaitu Standard Range dengan jarak tempuh hingga 205 km (CLTC) dibanderol Rp 155 juta dan Long Range dengan jarak tempuh hingga 301 km (CLTC) Rp 175 juta on the road (OTR) Jakarta.





