Menjajal Travel Listrik Farizon SV, Lega sampai Bisa Berdiri di Kabin

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Van listrik Farizon SV kini digunakan sebagai armada travel baru DayTrans. Perusahaan membuka rute Jakarta-Semarang dan Jakarta-Cilegon dengan harga berbeda. Namun, yang jadi pertanyaan selanjutnya, seberapa nyaman mobil ini untuk perjalanan jangka menengah dan jauh?

Oke, sebagai konteks saya memiliki postur 170 cm, posisi duduk di dalam kabin terasa lapang meskipun tak ada ubahan atau modifikasi posisi jok. Ini lantaran desain atap tinggi, otomatis membuat interiornya lebih roomy. Ruang kepala saya bahkan menyisakan jarak sekitar 30 cm lebih dari bagian atap.

Saat duduk di baris depan, masih ada sisa ruang sekitar dua jari antara kaki dan kursi di depan. Pindah ke baris belakang, ruang kaki terasa lebih lega karena masih menyisakan sekitar empat jari.

Ukuran ruang kaki tersebut bisa berbeda tergantung pengaturan posisi kursi. Secara keseluruhan, dimensi Farizon SV memiliki tinggi sekitar 2,5 meter.

Hal yang paling terasa saat pertama masuk ke dalam kabin adalah aksesnya. Bukaan pintu yang lebar tanpa adanya pilar B membuat proses naik ke dalam mobil terasa mudah, ketinggian atap turut memungkinkan penumpang berdiri sempurna di dalam agar lebih leluasa bergerak.

Farizon SV yang digunakan DayTrans memiliki total lima baris kursi dengan kapasitas 16 penumpang. Di sisi kiri kabin tersedia jalur menuju bagian belakang yang bisa digunakan penumpang untuk berpindah hingga baris ketiga.

Konfigurasi captain seat di baris keempat juga membantu akses menuju baris kelima. Ada ruang di antara kursi sehingga penumpang tidak perlu melewati jok untuk bisa duduk di barisan paling belakang.

Fitur Lengkap dan Banyak Ruang Penyimpanan

Urusan tempat penyimpanan juga cukup diperhatikan di Farizon SV. Ada beberapa kompartemen yang tersebar di bagian depan hingga sisi pintu.

Di sisi kiri dasbor terdapat satu ruang penyimpanan. Sementara di bagian tengah tersedia dua laci yang sudah dilengkapi cup holder. Masih ada ruang tambahan di bawah jok supir dan penumpang depan. Pintu depan juga masing-masing memiliki tiga tingkat tempat penyimpanan.

Bahkan, area di atas sun visor juga bisa digunakan untuk menyimpan barang. Jadi, penumpang tidak perlu bingung mencari tempat untuk menaruh barang-barang kecil.

Untuk kebutuhan perangkat elektronik, tersedia port USB Type-C dan Type-A di bagian depan. Jok depan juga sudah dilengkapi fitur pemanas dan pendingin.

Sebagai penumpang, sistem AC menjadi salah satu fitur yang paling terasa. Farizon SV menggunakan AC dual zone yang terintegrasi di bagian atas plafon.

Menariknya, pembagian zonanya bukan berdasarkan sisi kiri dan kanan seperti pada mobil umumnya. Sistem tersebut justru membedakan pengaturan suhu untuk bagian depan dan belakang.

Artinya, suhu kabin depan bisa diatur secara terpisah dari bagian belakang. Penumpang pun bisa mendapatkan suhu yang sesuai tanpa harus mengikuti pengaturan di bagian depan. Kendati posisi AC berada cukup tinggi, hembusan udaranya tetap terasa sampai ke area penumpang.

Untuk sebuah kendaraan travel, ruang kabin menjadi salah satu bagian penting yang perlu diperhatikan. Farizon SV menawarkan ruang yang lega, akses mudah, banyak penyimpanan, serta pengaturan AC yang bisa dibedakan antara depan dan belakang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Munafri Imbau Pesta Rakyat HUT RI ke-81 Aman dan Edukatif
• 23 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Meski Tak Dibebani Target oleh PBSI, Raymond/Joaquin Siap Unjuk Gigi di Kejuaraan Dunia BWF 2026
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Sidang Putusan Banding Ibam Kembali Ditunda, Hakim Pelajari Kontra Memori Kasus Chromebook
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Gudang di Kawasan Kelapa Dua Jakbar Terbakar, 17 Unit Damkar Dikerahkan
• 8 jam laludetik.com
thumb
Dari 1.044 ke 200, Demokrat Puji Gebrakan Perampingan BUMN
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.