Muzani Kutip Falsafah Jawa: Menang Tanpa Ngasorake

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
Muzani Kutip Falsafah Jawa: Menang Tanpa NgasorakeNasional | okezone | Jum'at, 14 Agustus 2026 - 09:47

JAKARTA - Ketua MPR RI, Ahmad Muzani menekankan pentingnya menjaga persatuan bangsa melalui keadilan, keteladanan, dialog, dan rasa saling percaya. Menurutnya, persatuan tidak cukup hanya digaungkan, tetapi harus terus dirawat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Persatuan harus dirawat dari hari ke hari melalui keadilan, keteladanan, dialog, dan rasa saling percaya. Karena itu, menjaga persatuan berarti menjaga keadilan,” kata Muzani dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026, Jumat (14/8/2026).

Muzani juga menyoroti pentingnya menjaga ruang untuk perbedaan pendapat. Ia mengingatkan agar kritik tidak dimanfaatkan untuk memecah persatuan. Di sisi lain, persatuan juga tidak boleh dijadikan alasan untuk membungkam atau meredam kritik.

“Kritik tidak boleh digunakan untuk merobek persatuan, sebaliknya, persatuan juga tidak boleh digunakan untuk meredam perbedaan pendapat,” lanjutnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Muzani turut mengutip falsafah Jawa sebagai pengingat dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga:Inflasi Tembus 4,47 Persen, Pemprov Kalteng Diminta Perkuat Pengendalian Harga Pangan

“Dalam falsafah Jawa, kita diingatkan untuk selalu nglurug tanpa bala, sakti tanpa aji-aji, sugih tanpa bondho, menang tanpa ngasorake (berjuang tanpa pasukan, memiliki kekuatan tanpa jimat, kaya tanpa harta benda, dan menang tanpa merendahkan orang lain),” tutur Muzani.

Ia menilai semangat tersebut penting untuk diterapkan dalam kehidupan politik dan sosial. Menurutnya, sebuah kemenangan tidak seharusnya meninggalkan luka bagi sesama anak bangsa hanya karena adanya perbedaan pandangan.

“Kemenangan sejati bukanlah kemenangan yang meninggalkan luka pada saudara sebangsa. Kemenangan sejati adalah kemenangan yang tetap menjaga persaudaraan, yang tidak menghina, tidak merundung, dan tidak mempermalukan mereka yang berbeda pandangan,” ujar Muzani.

Ia menegaskan, pesan tersebut perlu terus dijaga agar perbedaan dalam kehidupan berbangsa tidak berubah menjadi permusuhan.

“Pesan inilah yang harus kita jaga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya. 

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jelang Pidato Kenegaraan Prabowo, Jokowi hingga Boediono Tiba di Gedung DPR
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Drone Ukraina Hantam Kilang Minyak Utama Rusia, Picu Kelangkaan BBM
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
38.810 Korban Kekerasan Perempuan pada 2025, dari Anak hingga Krisis Anggaran Perlindungan
• 4 jam lalukompas.com
thumb
BPJS Kesehatan Tepis Isu Telat Bayar RS
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Pencarian ASN Jatuh di Sungai Cisadane Dilanjut, Tas Ditemukan Mengambang
• 1 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.