Alasan Sutradara Awi Suryadi Selalu Libatkan Pemeran Anak dalam Filmnya

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Sutradara Awi Suryadi kembali hadir dengan ciri khasnya dalam film Perumahan Laddaland. Jika banyak sutradara merasa kesulitan bekerja dengan aktor anak karena masalah kedisiplinan, Awi justru sebaliknya.

Ia hampir selalu melibatkan karakter anak dalam setiap karyanya, seperti waralaba Danur, Asih, Sebelum 7 Hari, hingga Perewangan. Awi menepis anggapan bahwa bekerja dengan anak-anak adalah sebuah beban.

"Ada orang yang omong gitu juga. Padahal ada banyak director yang enggak mau kerja sama sama anak-anak katanya gitu, padahal si Awi kerja sama anak-anak melulu," kata Awi di CGV Grand Indonesia.

Bagi Awi, kehadiran peran anak dalam film sering kali terjadi secara organik dalam naskah.

"Maksudnya itu kejadiannya secara tidak disengaja sih sebenarnya, tapi saya enggak pernah menolak kalau ada peran anak anak,” ujar Awi.

Peran Anak di Perumahan Laddaland

Dalam Perumahan Laddaland, ciri khas Awi terulang dengan menggandeng aktor anak berbakat Shakeel Fauzi dan Anantya Kirana.

Awi mengaku beruntung karena mendapatkan pemain anak yang sangat profesional meskipun harus menjalani adegan yang berat.

"Meskipun adegannya berat tapi mereka masuk set tuh kayak enggak pernah ngeluh, selalu ready, ready to roll aja. Saya merasa begitu mereka masuk kamera, sudah enggak kayak anak-anak, sudah profesional saja, mereka sudah kayak siap kerja," puji Awi Suryadi.

Shakeel Fauzi, aktor anak laki-laki dalam film ini, mengaku sangat menikmati proses syuting meski harus beradu akting dengan nama besar.

"Perasaan aku sih enak. Sama saja aku juga main saja. Happy, joy, main aja gitu. Senang banget dan aku kayak pas tahu pemainnya siapa aja kayak, ‘Wow!’,” cerita Shakeel.

Di sisi lain, Anantya Kirana yang memerankan karakter anak perempuan menghadapi adegan berat dan cukup menguras tenaga. Namun, ia merasa terbantu oleh bimbingan para aktor senior seperti Andri Mashadi dan Titi Kamal.

"Banyak (adegan berat), termasuk yang ditarik sama Om Andri tuh lumayan berat karena teknisnya. Terus emosinya juga. Tapi again, karena cast-cast-nya di sini keren banget jadi kerasa ringan dan ya kita bisa jalaninnya dengan mulus," ucap Anantya.

Perumahan Laddaland mengusung naskah yang ditulis oleh Lele Laila. Selain Titi Kamal dan Shakeel Fauzi, film ini juga dimeriahkan oleh Anantya Kirana, Andri Mashadi, Aufa Assagaf, Laras Sardi, Rafan Al Aryan, Delia Husein, Adjis Doa Ibu, Arief Didu, Sriyatun, Sarah Tumiwa, Zidni Hakim, hingga Kikky Drajat Martha. Film Perumahan Laddaland akan tayang di bioskop pada 13 Agustus 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Barcelona dan PSG Sepakati Transfer Ferran Torres
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Krisis Chip Menggila, Google Pixel 11 Makin Mahal tapi RAM Dipangkas
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
8 Tim dari 7 Negara Bertanding di Srikandi Merdeka Cup 2026: Bukti Perkembangan Pembinaan Sepak Bola Putri di Asia
• 16 jam lalubola.com
thumb
Kronologi Kanit Provos Perkosa Tetangga di Buton saat Mabuk, Pelaku Nekat Datangi Korban Malam-malam
• 1 jam lalugrid.id
thumb
Mentan Amran Klarifikasi "Korwil BGN Surabaya Diganti Laki-laki", Tegaskan Utamakan Sistem Merit
• 18 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.