Dalam rangka menyambut perayaan 17 Agustus, Paris Baguette menghadirkan tiga croissant edisi terbatas yang terinspirasi dari cerita rakyat Indonesia. Mengusung tema Legenda Rasa: Because Every Layer Tells A Story, koleksi ini memadukan keahlian pastry dengan cita rasa serta cerita budaya Nusantara.
Berangkat dari kekayaan cerita rakyat yang menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia, Paris Baguette menerjemahkan kisah-kisah tersebut ke dalam kreasi varian pastry terbarunya.
kumparan mendapat kesempatan mencoba langsung ketiga varian croissant bercita rasa Indonesia tersebut. Mula-mula kami mencicipi croissant Puteri Toba yang terinspirasi dari legenda Danau Toba. Croissant renyah dihiasi sepuhan edible gold yang melambangkan sisik ikan emas. Sementara saat menggigit bagian dalamnya, kami dikejutkan dengan rasa asam-segar dari selai markisa. Kendati rasanya menjadi tidak terlalu masam ketika dinikmati dalam satu gigitan bersama lapisan cokelat putih pada bagian luar. Rasa asam-manisnya jadi seimbang.
Lanjut, kami penasaran juga dengan croissant hitam pesisir manis yang terinspirasi dari kisah Malin Kundang. Rupanya, lapisan hitam renyah pada bagian luar croissant ini terbuat dari wijen hitam panggang, sedangkan sebagai isian ada saus karamel yang manis dan harum khas.
Nah, tak kalah unik adalah paduan croissant dengan bawang merah dan bawang putih goreng. Sekilas rasanya mirip garlic bread, terlebih sebagai penyeimbang ada krim keju yang asin. Croissant savory ini juga dipadukan sambal bawang kering sehingga sedikit terasa pedas, namun tidak akan membuat lidahmu "kebakaran". Rupanya, croissant varian dua saudari ini terinspirasi dari dongeng rakyat "Bawang merah, bawang putih".
Mengutip siaran resmi yang kumparan terima, Jumat (14/8), Jeremy Sim, CEO Erajaya Food & Nourishment, mengatakan, “Melalui Legenda Rasa, kami ingin merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia lebih dekat dengan keseharian pelanggan. Ketiga kreasi croissant ini merupakan bentuk apresiasi kami terhadap kekayaan budaya Indonesia yang diterjemahkan ke dalam pastry khas Paris Baguette. Kami berharap setiap lapisan croissant tidak hanya menghadirkan kualitas dan cita rasa premium, tetapi juga mengajak pelanggan mengenang kembali cerita-cerita rakyat yang telah menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia.”
Bagi kamu yang penasaran pengin mencoba juga, ketiga kreasi croissant tersebut akan tersedia dalam waktu terbatas di seluruh gerai Paris Baguette Indonesia dengan harga Rp 45 ribu per varian mulai 10 Agustus 2026.





