Grid.ID - Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi sorotan setelah namanya dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi Bank BJB. Ia mengaku kesal karena wajahnya terus digunakan dalam pemberitaan mengenai aliran dana dari mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
"Iya, bener-bener kok muka aku. Yang korupsi siapa, yang diduga korupsi siapa, ya kan, kok muka Lisa gitu kan (yang dipakai)," kata Lisa di Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2026).
Lisa merasa pemberitaan yang terus menyoroti dirinya tidak adil. Menurutnya, ada pihak lain yang diduga menerima dana jauh lebih besar dari Ridwan Kamil tetapi tidak mendapat sorotan yang sama.
"Jadi maksudnya, maksudnya kok, kok senternya ke aku terus ya? Padahal ada nih yang diduga sampai 400 miliar gitu loh," ujarnya.
Lisa mengaku keberatan jika dirinya terus menjadi pihak yang paling disorot dalam kasus tersebut. Ibu dua anak ini pun meminta KPK memanggil semua pihak yang diduga menerima aliran dana dari Ridwan Kamil.
"Ini bener ya ngomong pakai emosi ya, agak nada tinggi, maaf. Jadi kayak, kok Lisa terus gitu loh, kan ada yang lain yang lebih banyak gitu loh" lanjutnya.
Lisa juga menyatakan siap mengembalikan uang yang pernah diterimanya jika diminta secara resmi oleh pihak berwenang. Namun, ia meminta agar wanita lainnya yang diduga menerima dana serupa juga diperiksa.
"Dibalikin. Kooperatif, pokoknya. Tapi, yang lain juga dong dipanggil, kalau perlu bareng-bareng, duduk bareng-bareng di sini semuanya, gitu," ungkapnya.
Hingga kini, Lisa mengaku belum menerima surat pemanggilan lanjutan dari KPK. Jika mendapat undangan pemeriksaan, ia memastikan akan datang dan bersikap kooperatif.
"Kalau di gedung merah putih itu kan ketat banget ya, jadi harus ada undangan dulu. Entar kita kooperatif datang (jika diundang lagi)," tuturnya.
Sebelumnya, Lisa Mariana telah diperiksa KPK terkait dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB. Ia diduga menerima aliran dana dari mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil diduga berkaitan dengan perkara tersebut karena saat itu menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat sekaligus pemegang saham mayoritas Bank BJB. Ia disebut memiliki peran dalam pengambilan keputusan strategis di bank tersebut pada periode 2021-2023.
Lisa kemudian mengaku menerima uang dari Ridwan Kamil setelah menjalani pemeriksaan KPK pada 22 Agustus 2025. Menurut pengakuannya, uang tersebut digunakan untuk keperluan anaknya.
Dalam perkembangan terbaru, KPK masih menelusuri aliran dana kepada Lisa Mariana, termasuk kemungkinan penggunaan pihak lain sebagai nominee. KPK juga membuka peluang untuk kembali memeriksa Ridwan Kamil. (*)
Artikel Asli




