jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyatakan untuk pertama kali dalam sejarah Indonesia harga pupuk diturunkan hingga 20 persen. Menurut dia, penurunan itu merupakan buah dari deregulasi.
Hal itu disampaikan Presiden Prabowo dalam pidatonya pada Sidang Tahunan DPR/MPR/DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemn Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (14/8).
BACA JUGA: Prabowo: BUMN Kadang Bekerja Seenaknya, Tidak Bertanggung Jawab
Presiden ke-8 RI itu menuturkan pemerintahannya telah menghapus 145 aturan penyaluran pupuk. Hasilnya, harga pupuk pun menjadi lebih murah.
"Harga pupuk berhasil kita turunkan 20 persen,” ucap Prabowo. “Hal ini terjadi pertama kali dalam sejarah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” imbuhnya.
BACA JUGA: Prabowo Banggakan Kerja Kerasnya, Sebut Banyak Menteri Tumbang
Mantan ketua umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) itu menjelaskan volume ketersediaan pupuk juga ditambah pada saat harganya diturunkan.
Prabowo menyebut langkah itu sebagai upaya mempercepat swasembada pangan.
BACA JUGA: Petani Jonggol Happy Harga Pupuk Turun 20%: Apalagi Sekarang HET Padi Sudah Bagus
“Rakyat kita sekarang mudah mendapatkan pupuk dan karena itulah produksi meningkat, dan karena itulah juga kita lebih cepat swasembada pangan,” kata dia.
Dalam pidato itu Presiden Prabowo juga membeber keuntungan PT Pupuk Indonesia yang naik 252,8 persen. Eks Menteri Pertahanan RI itu menyebut jajarannya, khususnya menteri pertanian, sangat membantunya.
“Para penyuluh pertanian, didukung oleh banyak kementerian lain, didukung oleh pemda, didukung oleh TNI-Polri. Semuanya ini dengan semangat gotong royong kita telah mencapai suatu prestasi yang diakui oleh dunia,” tambah Prabowo.(dit/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... PC PMII Pamekasan Soroti Harga Pupuk di Atas HET
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi




