Prabowo Ungkap Kekayaan Laut RI Rp540 Triliun, Tapi Baru 5% Dinikmati Indonesia

medcom.id
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Indonesia punya kekayaan perikanan yang nilainya mencapai sekitar USD34 miliar atau sekitar Rp540 triliun per tahun. Namun, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan, baru sekitar 5 persen dari nilai tersebut yang dinikmati Indonesia. Sisanya disebut masih diambil kapal-kapal negara lain.
 
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat saat pidato kenegaraan 2026 di Gedung DPR hri ini. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih besarnya pekerjaan rumah Indonesia untuk mengelola sumber daya laut agar manfaatnya lebih banyak kembali kepada masyarakat, terutama nelayan. Prabowo: Laut Indonesia Harus Jadi Sumber Kemakmuran Nelayan Prabowo mengatakan pemerintah tengah membangun Kampung Nelayan Merah Putih untuk memperkuat ekosistem perikanan dari hulu hingga hilir. Fasilitas yang dibangun tidak hanya berupa tempat tinggal nelayan. Pemerintah juga menyiapkan infrastruktur yang mendukung aktivitas ekonomi dan pengolahan hasil laut.
 
"Untuk memperkuat perikanan kita, kita sedang membangun Kampung Nelayan Merah Putih yang dilengkapi pelabuhan, tempat pelelangan ikan, penyimpanan ruang dingin, bengkel, pengolahan hasil laut, perumahan, dan fasilitas sosial," sebutnya di Komplek Parlementer, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
  Baca juga: Presiden Prabowo Targetkan Pembangunan 5.000 Desa Nelayan dalam Tiga Tahun Kedepan
Hingga saat ini, pemerintah disebut telah membangun 100 Kampung Nelayan. Jumlah tersebut masih akan terus ditambah hingga mencapai target yang ditetapkan pemerintah.

"Hari ini, 100 Kampung Nelayan telah dibangun. Target kita, 1.100 Kampung Nelayan berdiri dan berfungsi pada akhirdesember 2026," ucapnya. Kekayaan Perikanan RI Minim Dinikmati Indonesia Persoalan yang lebih besar berada pada bagaimana Indonesia menguasai dan mengoptimalkan hasil kekayaan lautnya sendiri. Prabowo menyebut nilai perikanan Indonesia mencapai sekitar USD34 miliar setiap tahun. Namun, menurutnya, bagian yang berhasil dinikmati Indonesia masih sangat kecil.
 
"Laut Indonesia harus menjadi sumber kemakmuran nelayan Indonesia. Nilai perikanan kita setiap tahun adalah sekitar USD34 miliar. Baru hanya 5 persen yang bisa kita nikmati," sebutnya.
 
Prabowo menyebut sebagian besar potensi tersebut masih diambil kapal-kapal dari negara lain. Karena itu, pemerintah menilai penguatan armada perikanan nasional menjadi salah satu langkah penting.
 
"Sisanya diambil kapal kapal negara lain. Kita harus membangun armada kapal ikan moderen, belasan bahkan puluhan ribu kapal," tegasnya. Indonesia Target Punya 1.582 Kapal Ikan Modern Membangun armada perikanan dalam jumlah besar tentu bukan pekerjaan ringan. Namun, pemerintah pun sudah memasang target untuk memperkuat armada perikanan nasional mulai tahun depan.
 
"Pada tahun 2027, kita targetkan akan memiliki lebih dari 1.582 kapal ikan modern," ucapnya.
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Ada Ampun! Pramono Dukung BNN Berantas Habis Narkoba di Kampung Bahari
• 20 jam laludisway.id
thumb
Swipe Atau Tap? MUA Profesional Ungkap Cara Pakai Cushion yang Tepat
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Ganjil Genap Jakarta 17 Agustus 2026 Ditiadakan, Libur HUT ke-81 RI Pengendara Bebas Melintas
• 6 jam laludisway.id
thumb
Blak-blakan Kubu Jokowi Merasa Terbantu Abdullah Alkatiri: Larang Dokter Tifa Datang ke Pengadilan
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kemarin, BNN tangkap gembong narkoba hingga KPK periksa Bebizie
• 8 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.