Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto sempat berseloroh kepada Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR RI 2026 dan Sidang Bersama MPR RI, DPR RI, dan DPD RI.
Prabowo mengaku, dirinya merasa aman apabila sudah melihat Purbaya tersenyum, meskipun Sang Menkeu kerap mengerutkan wajahnya ketika Dia memutuskan untuk menambah subsidi untuk suatu program pemerintah.
"Kalau Menteri Keuangan senyum, saya merasa aman. Tapi kalau saya umumkan subsidi tambah, mengkerut (wajah) beliau," kata Prabowo di DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
- Biro Pers Sekretariat Presiden
Setelahnya, Prabowo pun mengajak para hadirin untuk bertepuk tangan guna mengapresiasi kinerja pimpinan Danantara, serta tim pertanian tim ekonomi di kabinet pimpinannya.
Dia bahkan juga memberikan penghargaan khusus kepada Menteri Keuangan dan jajaran menteri bidang ekonomi lainnya, sambil memimpin tepuk tangan sebagai tanda apresiasi atas kinerja mereka.
"Saya memberi penghargaan khusus kepada pimpinan Danantara, tim dan jaringannya, juga kepada tim pertanian, tim ekonomi, Menteri Keuangan, Menteri (bidang) ekonomi, silakan berdiri, kita tepuk tangan," ujarnya.
Dalam pidato tersebut, Prabowo juga sempat membahas penutupan 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung pada akhir tahun lalu.
Dia bahkan menginstruksikan agar Panglima TNI dan Kapolri mengusut aktivitas tambang ilegal itu, karena menurutnya kegiatan tambang ilegal dalam jumlah besar itu tidak mungkin ada tanpa diketahui aparat.
"Akhir tahun lalu kita tutup 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung. Saya telah minta Panglima TNI dan Kapolri usut," kata Prabowo.
"Masa 1.000 tambang (ilegal beroperasi tapi) pejabat TNI dan Polri enggak tahu," ujarnya.





