Grid.ID - Titi Rajo mengungkapkan bahwa pola makan anak-anaknya di rumah cenderung sederhana. Ia mengatakan, anak-anaknya lebih menyukai makanan rumahan seperti sayuran bening dan tumisan. Sementara untuk menu daging, ia biasanya memilih olahan yang sederhana tanpa banyak bumbu.
Hal tersebut disampaikan Titi Rajo saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2026). Menurutnya, anak-anak tidak terlalu banyak meminta makanan dengan cita rasa yang kompleks.
"Di rumah itu simpel, anak-anakku tuh sukanya sayuran yang bening-bening aja, yang tumis-tumis. Kalau misalnya daging cuma salt pepper," ujar Titi Rajo di kawasan SCBD, Jakarta Pusat pada Kamis (13/8/2026).
Sambil bercanda, Titi juga mengatakan anak-anaknya tidak terbiasa meminta makanan Padang ketika berada di rumah. Ia justru bersyukur karena menu yang mereka sukai relatif sederhana.
"Jadi nggak ada yang kayak makanan Padang, alhamdulillah nggak ada yang request-request makanan Padang. Semuanya simpel," katanya.
Titi mengakui bahwa perhatian terhadap makanan anak tidak selalu sama seperti sekarang. Ketika anak-anak masih lebih kecil, ia mengaku belum memiliki banyak waktu untuk mengurus secara khusus makanan yang mereka konsumsi.
Kondisi tersebut membuat pilihan makanan sehari-hari lebih banyak disesuaikan dengan keadaan dan ketersediaan waktu. Namun, seiring dengan bertambahnya waktu dan meningkatnya perhatian terhadap kesehatan, Titi mulai lebih serius mengatur makanan yang tersedia di rumah.
"Iya, jadi kalau zaman dulu tuh mungkin karena aku nggak sempat mengurusi apa yang mereka makan ya udah seadanya aja. Tapi sekarang mumpung ada dan ini anak, jadi kalau bisa di rumah sebisa mungkin ngasih makan sebersih mungkin," kata Titi.
Salah satu hal yang menjadi perhatian Titi adalah penggunaan bahan tambahan dalam makanan. Ia mengatakan makanan yang disajikan di rumah sebisa mungkin tidak menggunakan MSG dan dibuat dengan pilihan bahan yang menurutnya lebih sehat.
Titi menyadari bahwa dirinya tidak dapat mengontrol sepenuhnya makanan yang dikonsumsi anak ketika berada di luar rumah. Saat makan di restoran ataupun bepergian untuk liburan, ia tidak selalu mengetahui secara detail bahan maupun proses pengolahan makanan yang disajikan.
"Makan tidak ada MSG dan segala macam. Sehat mungkin, buah, sayur seorganik mungkin. Karena kalau kita lagi keluar, atau lagi liburan, kita nggak bisa kontrol kualitas makanan. Kadang-kadang yang kita makan di restoran pasti ada yang MSG apa segala macam. Jadi mumpung di rumah sebisa mungkin harus sebersih mungkin dan se-clean mungkin," katanya.
Selain sayur dan buah, Titi secara khusus menyoroti pentingnya protein dalam makanan anak. Ia mengaku pemahamannya mengenai kebutuhan protein saat ini berbeda dibandingkan ketika dirinya masih belum terlalu memperhatikan aspek kesehatan secara mendalam.
Menurutnya, semakin banyak orang memahami pentingnya pola makan yang seimbang, termasuk memastikan kebutuhan protein terpenuhi. Karena itu, protein kini menjadi salah satu unsur yang tidak ingin ia lewatkan dalam menu makanan anak-anak.
"Iya dong pasti, terutama protein. Aku menyadari dulu pengetahuan aku tentang protein tidak seperti sekarang. Sekarang kan orang sadar kesehatan tinggi. Jadi protein itu utama, sayur, protein, buah. Itu yang buat aku harus tetap ada," ujarnya. (*)
Artikel Asli




