Korut Kecam Latihan Gabungan AS-Korsel, Ancam Respons Tegas!

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Pyongyang -

Korea Utara (Korut) mengecam rencana latihan militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel). Pyongyang memperingatkan akan memberikan respons tegas terhadap latihan gabungan, yang disebut oleh Korut sebagai "latihan untuk perang agresif".

Latihan militer skala besar "Ulchi Freedom Shield" dijadwalkan digelar mulai Senin (17/8) pekan depan, hingga 27 Agustus mendatang. Latihan ini akan melibatkan puluhan ribu tentara, peralatan militer, dan para personel militer dari AS, Korsel, dan negara-negara anggota Komando Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Latihan militer gabungan ini, seperti dilansir Anadolu Agency dan Al Jazeera, Jumat (14/8/2026), akan mencakup simulasi penanggulangan drone, gangguan GPS, dan serangan siber, seiring upaya AS dan sekutunya beradaptasi dengan kemampuan Korut yang terus berkembang.

"AS mengumumkan bahwa latihan mendatang ini sangat berbeda dari latihan-latihan dalam lima tahun terakhir, dan bertujuan untuk menguasai kemampuan berperang berdasarkan aspek-aspek baru peperangan modern," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut, yang tidak disebut namanya, dalam sebuah pernyataan yang dirilis kantor berita Korut, KCNA.

Baca juga: Jelang Latihan Militer AS-Korsel, Korut Luncurkan Rudal ke Laut Jepang

"Merupakan prinsip konsisten kami dalam menjamin keamanan untuk merespons tingkat ancaman baru dengan tingkat pencegahan baru," tegas juru bicara tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut itu mengatakan bahwa latihan tersebut akan mencakup manuver lapangan, serta latihan perang menggunakan drone, perang elektronik, dan perang siber yang dirancang sebagai simulasi kondisi pertempuran modern.

Pyongyang menolak klaim Washington dan Seoul yang menyebut latihan gabungan itu merupakan latihan "rutin tahunan" dan bersifat "defensif".




(nvc/ita)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komisi X Setuju Buku Pelajaran Siswa Diperbarui: Jangan Jadi Ladang Bisnis Baru
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Terkatung-katung di Soetta Akibat Travel Bodong, Kemenhaj Selamatkan 33 Jemaah Umrah
• 19 jam laluberitajatim.com
thumb
Cerita Warga Donoharjo Daftar Perlinsos Digital: Ada yang Selesai 5 Menit
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Di Depan Prabowo, DPD Ungkap Ikut Tanam Jagung untuk Swasembada Pangan
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Dedi Mulyadi Ungkap Alasan Pindahkan Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Gedung Sate
• 1 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.