Macan Kumbang Gunung Prau Masuk Permukiman Warga di Batang, Dievakuasi ke BDC

rctiplus.com
5 jam lalu
Cover Berita
Macan Kumbang Gunung Prau Masuk Permukiman Warga di Batang, Dievakuasi ke BDCNasional | inews | Jum'at, 14 Agustus 2026 - 15:28Dengarkan Berita

BATANG, iNews.id – Seekor macan kumbang yang masuk ke permukiman warga di Dusun Ngasinan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, kini menjalani perawatan intensif di Batang Dolphin Center (BDC). Satwa dilindungi tersebut dievakuasi petugas gabungan setelah sempat membuat geger warga setempat.

Proses evakuasi dilakukan tim gabungan dengan menggunakan obat bius. Macan kumbang jantan yang diperkirakan berusia 10 tahun tersebut langsung dilarikan ke BDC untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim dokter hewan, kaki kanan depan macan kumbang tersebut mengalami luka yang diduga sudah berlangsung selama beberapa hari. Kondisi ini membuat satwa liar tersebut kesulitan berburu mangsa di habitat aslinya.

Saat dievakuasi, berat badan macan kumbang itu hanya sekitar 25 kilogram, tergolong sangat kurus untuk ukuran macan dewasa seusianya.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah, Dyah Sulistyari menyatakan, kondisi satwa saat ini masih dalam pengawasan ketat oleh tim medis sebelum nantinya siap dilepasliarkan kembali.

Baca Juga:Dukung Pemerataan Pendidikan, Nindya Karya Rampungkan 20 Sekolah Rakyat di 4 Provinsi

"Saat ini kondisi satwa masih dalam pengawasan ketat dan mendapatkan penanganan intensif dari tim dokter," ujar Kepala BKSDA Jateng, Dyah Sulistyari, Jumat(14/8/2026).

BKSDA Jawa Tengah mengidentifikasi macan kumbang tersebut berasal dari kawasan lereng Gunung Prau di sekitar Dataran Tinggi Dieng. Turunnya satwa pemangsa ini ke pemukiman warga diduga kuat dipengaruhi oleh kondisi musim kemarau, yang memaksa satwa liar bergerak lebih jauh untuk mencari makanan.

Sebelum akhirnya berhasil dievakuasi tanpa menimbulkan korban jiwa, macan kumbang tersebut sempat memangsa beberapa ternak milik warga berupa ayam dan marmut.

Sebagai langkah antisipasi dan pemantauan aktivitas satwa liar, BKSDA telah memasang camera trap di lokasi awal munculnya macan kumbang. Selain di Bawang, pemasangan kamera pemantau juga dilakukan di sejumlah kawasan konservasi lain di Jawa Tengah, seperti Gunung Muria, Gunung Lawu, Gunung Ungaran, hingga Pulau Nusakambangan.

#jateng

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemensos Siapkan Bantuan dan Safe House bagi Korban Karhutla
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
13 Game PC Modern yang Punya Gameplay untuk Bernostalgia, Bisa Dimainkan Bersama Teman Lama
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Muzani: Kritik Tak Boleh Digunakan untuk Merobek Persatuan
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Prabowo: Indonesia Aman dari Krisis Pangan, Siap Hadapi El Nino
• 10 jam laluokezone.com
thumb
Apresiasi Kinerja Lembaga-lembaga Negara, Prabowo Bangga Bisa Menaikkan Gaji Hakim
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.