Investasi Rp1.010 T, Prabowo Kejar Ekonomi Tumbuh 6 Persen

celebesmedia.id
5 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar — Presiden Prabowo Subianto menegaskan kemandirian ekonomi menjadi kunci bagi Indonesia menghadapi ketidakpastian global. Konflik geopolitik, perang dagang, hingga gangguan rantai pasok dinilai dapat mengubah kondisi ekonomi secara cepat.

Menurut Prabowo, Indonesia perlu memperkuat kemampuan produksi dan memenuhi kebutuhan dalam negeri agar tidak terlalu bergantung pada pasokan dari luar negeri.

Hal ini disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8).

“Dalam keadaan seperti ini, Indonesia harus semakin mampu berdiri di atas kaki kita sendiri. Kita harus bisa mandiri, kita tidak boleh tergantung pasokan-pasokan dari luar, karena kalau situasi tiba-tiba berubah ke arah yang lebih jelek kita tetap harus survive,” ujar Presiden Prabowo, dikutip dari laman resmi Presidenri.go.id.

Di tengah tekanan ekonomi global, Prabowo menyebut kinerja ekonomi Indonesia tetap menunjukkan tren positif. Salah satu penopangnya adalah realisasi investasi yang terus tumbuh.

Sepanjang 2025, realisasi investasi nasional mencapai Rp1.931 triliun. Kinerja investasi berlanjut pada semester pertama 2026. Realisasi investasi telah mencapai Rp1.010 triliun. 

Selain investasi, Prabowo mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap kuat. Ekonomi nasional tumbuh 5,61 persen pada kuartal pertama 2026.

Pertumbuhan ekonomi pada semester pertama 2026 mencapai 5,45 persen.

“Ini adalah pertumbuhan kuartal pertama dan pertumbuhan semester pertama tertinggi dalam 13 tahun terakhir ini,” ungkap Presiden.

Prabowo optimistis momentum tersebut masih dapat dipertahankan hingga akhir 2026. Pemerintah bahkan meyakini target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen dapat dicapai melalui kebijakan yang dinilai tepat dan rasional.

Meski investasi dan pertumbuhan ekonomi menjadi indikator penting, Prabowo menegaskan keduanya bukan tujuan akhir pembangunan. Pemerintah, menurut dia, harus memastikan manfaat pertumbuhan benar-benar dirasakan masyarakat.

Perhatian khusus diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah agar peningkatan aktivitas ekonomi tidak berhenti pada angka statistik, tetapi berdampak terhadap kesejahteraan.

Tetapi saya tegaskan di hadapan majelis ini, bagi saya pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir. Tujuan kita adalah kesejahteraan rakyat kita,” kata Presiden Prabowo.

Prabowo menilai pertumbuhan ekonomi yang tinggi kehilangan makna apabila tidak meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Karena itu, pemerintah akan mengarahkan pertumbuhan ekonomi agar berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Itulah orientasi pemerintah yang saya pimpin,” ucapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bareskrim Bongkar Jaringan Judi Daring Bermodus Deposit Pulsa, Transaksi Tembus Rp890 Miliar
• 9 menit lalupantau.com
thumb
Jelang HUT ke-81 RI, TNI AU Matangkan Kesiapan Demo Udara
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
Diasapi Tiga Rider Aprilia saat MotoGP Inggris 2026, Alex Marquez Malah sebut Performa Ducati Meningkat
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Terjawab Sudah, Eduardo Barbosa Jadi Pemain Asing Kesembilan Persik di BRI Super League 2026/2027
• 6 jam lalubola.com
thumb
Pimpinan MPR Harap Prabowo Bicara Target Ekonomi Tumbuh 8% saat Pidato
• 18 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.