BTN Bunaken Resmi Tutup Sementara Pendakian Gunung Manado Tua

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Manado: Balai Taman Nasional (BTN) Bunaken, Kota Manado, Sulawesi Utara, menutup sementara waktu jalur pendakian Gunung Manado Tua mulai 14 Agustus 2026 untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.

"Kegiatan pendakian Gunung Manado Tua ditutup sementara terhitung mulai 14 Agustus 2026 sampai dengan dinyatakan aman dan dibuka kembali oleh BTN Bunaken," kata Kepala BTN Bunaken, I Ketut Catur Marbawa, di Manado, Jumat, 14 Agustus 2026, melansir Antara.

Baca Juga :

Cegah Karhutla, Pemkot Tomohon Larang Pendakian Gunung Lokon
Ia mengatakan penutupan sementara tersebut berlaku bagi seluruh kegiatan pendakian dan kunjungan wisata pada jalur pendakian Gunung Manado Tua. Selama masa penutupan, pengunjung tidak diperkenankan melakukan pendakian maupun memasuki jalur pendakian Gunung Manado Tua untuk kegiatan wisata.

Penutupan sementara, kata dia, dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi lingkungan yang berpotensi kering serta meningkatnya risiko kebakaran, sekaligus untuk menjaga keselamatan pengunjung dan kelestarian kawasan.

"Pembukaan kembali jalur pendakian akan dilakukan setelah BTN Bunaken melakukan evaluasi terhadap kondisi lapangan dan dinyatakan aman untuk kegiatan pendakian," ujarnya.

Kapal sandar di Teluk Manado dengan latar belakang Gunung Manado Tua. ANTARA/Karel A Polakitan

Informasi mengenai pembukaan kembali kegiatan pendakian akan disampaikan melalui kanal informasi resmi BTN Bunaken. Catur berharap seluruh pengunjung dan pihak terkait dapat mematuhi ketentuan penutupan sementara ini serta turut menjaga keamanan dan kelestarian kawasan selama masa penutupan.

"Kami mengharapkan pengertian, kepatuhan, dan kerja sama seluruh pengunjung dalam mendukung keselamatan bersama serta menjaga kelestarian kawasan Taman Nasional Bunaken," kata dia.

Ia menjelaskan, penerbitan pengumuman penutupan jalur pendakian Gunung Manado Tua tersebut didasarkan pada informasi perkembangan kondisi iklim terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai fenomena El Nino dengan intensitas kuat yang berpotensi memicu kekeringan ekstrem dan risiko karhutla.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ahli Saraf Ungkap Hobi Ini Bisa Jaga Fungsi Otak Tetap Optimal
• 22 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pemerintah Alokasikan Rp195,3 Triliun untuk Program Ketahanan Pangan
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
DPR akan Fokus Bahas 43 Rancangan Undang-undang, Termasuk RUU Perampasan Aset
• 15 jam lalukatadata.co.id
thumb
Prabowo Siapkan Ambulans Udara, Soroti Ibu Meninggal Karena Harus Jalan 7 9 Jam Untuk Melahirkan
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Di Sidang Tahunan, Ketua DPD Ungkap Ikut Tanam Jagung Demi Swasembada
• 20 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.