TNI AU Tanggung Biaya Perbaikan Mobil Warga yang Kena Puing Flare Pesawat Tempur

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

TNI Angkatan Udara menyampaikan permohonan maaf atas insiden mobil warga terkena puing flare pesawat tempur yang sedang melakukan gladi kotor demo udara jelang HUT 81 RI di sekitar Hotel Ashley, kawasan Sabang, Jakarta Pusat.

"TNI Angkatan Udara menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang mengakibatkan kerusakan pada kaca kendaraan milik warga saat pelaksanaan gladi kotor demo udara dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia," kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, dalam keterangannya, Jumat (14/8).

Pihak TNI AU sudah bertemu langsung dengan pemilik mobil tersebut dan menanyakan kondisi mobil serta apa saja yang rusak. TNI AU akan mengganti biaya perbaikan mobil tersebut.

"TNI AU memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pemilik kendaraan akibat kejadian tersebut," kata Suadnyana.

"Sebagai bentuk tanggung jawab, TNI AU akan menanggung seluruh biaya perbaikan kaca kendaraan yang mengalami kerusakan," sambungnya.

Suadnyana memastikan proses perbaikan akan diselesaikan secara langsung bersama pemilik kendaraan hingga kendaraan kembali dalam kondisi baik.

Informasi mengenai kaca mobil pecah tersebut sebelumnya beredar di media sosial. Dalam unggahan yang beredar, disebutkan kerusakan terjadi setelah adanya latihan pesawat tempur di sekitar lokasi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Investasi RI Tembus Rp1.931 Triliun, Serap 2,7 Juta Tenaga Kerja di Tengah Ketidakpastian Global
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
BUMN Merugi Tapi Catat Laba, Asep Dorong Reformasi Tata Kelola
• 14 jam lalupantau.com
thumb
WhatsApp Hadirkan Scam Alert, Fitur Baru Deteksi Penipuan
• 16 jam lalucelebesmedia.id
thumb
AFC Resmi Beri Kepercayaan Besar untuk Borneo FC Jadi Tuan Rumah AFC Challenge League 2026/2027
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
DPD RI Apresiasi DPR Masukkan RUU Daerah Kepulauan ke Prolegnas Prioritas 2026
• 12 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.