Kemenkum bantu cari solusi atas masalah kewarganegaraan lima orang

antaranews.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Hukum (Kemenkum) membantu mencari solusi atas permasalahan kewarganegaraan yang dihadapi oleh lima orang peserta “Pasti Ada Solusi”.

Lima orang tersebut terdiri atas Brian, Hafizal, Tasya, Aliyah, dan Budi yang mewakili anaknya.

Kepala Badan Strategi Kebijakan Hukum Kemenkum Andry Indrady di Gedung Kemenkum, Jakarta, Jumat, mengatakan pihaknya akan menghubungkan Brian dengan pihak Imigrasi atas permasalahan dalam membuat paspor karena diduga berkewarganegaraan ganda meskipun tidak mengetahui asal-usul ayah kandungnya.

Baca juga: Kemenkum jadikan acara Pasti Ada Solusi sebagai perbaikan layanan

“Dari sisi dokumen, sepertinya Mas Brian ini betul-betul sudah WNI. Umur sudah 31 tahun, bukan subjek dwikewarganegaraan lagi ya. Oke, kami bantu supaya bisa apply (pengajuan, red.) paspor,” kata Andry.

Untuk permasalahan Hafizal terkait kewarganegaraan ganda karena ayahnya merupakan warga negara asing, Direktur Tata Negara Kementerian Hukum Dulyono mengatakan yang bersangkutan dapat menjadi warga negara Indonesia dengan catatan.

“Dapat diberikan status kewarganegaraan Indonesia sepanjang tidak memiliki kewarganegaraan asing. Artinya, pemohon harus melepaskan dulu kewarganegaraannya, dan baru diberikan status kewarganegaraan Indonesia agar tidak double (ganda, red.),” kata Dulyono.

Dulyono juga memberikan solusi yang sama untuk permasalahan Tasya yang lahir di Amerika Serikat, tetapi kedua orang tuanya merupakan WNI dan telah lama tinggal di Indonesia.

Baca juga: Kemenkum kaji sistem pelacakan permohonan kewarganegaraan

“Apa yang harus dilakukan Bu Tasya dalam rangka mendapatkan status kewarganegaraan RI, yaitu mengajukan permohonan kehilangan kewarganegaraan Amerika,” katanya.

Sementara terhadap permasalahan Aliyah dan anak Budi, Dulyono mengatakan Kemenkum pada saat ini sedang memverifikasi data perlintasan mereka, apakah sudah terpenuhi telah tinggal selama 5 tahun berturut-turut atau selama 10 tahun tidak berturut-turut di Indonesia.

Baca juga: Kemenkum siapkan sistem peradilan terpadu untuk perkara khusus


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Punya Waktu Terbatas? Ini Strategi Main Game Minecraft Java Edition agar Satu Jam Tetap Menghasilkan Banyak Progres
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Prabowo: 1.000 Tambang Ilegal Ditutup, Valuasi Saham PT Timah Naik 280 Persen
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
MBG Berlanjut! Komeng Respons Program Prabowo dan Soroti Kinerja Pembantu Presiden | KOMPAS PETANG
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
BSI Sampaikan Terima Kasih atas Apresiasi Presiden Prabowo terhadap Kinerja Bullion
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Resmi, Pemerintah Membuka Ribuan Formasi CPNS 2026, Berikut Perinciannya
• 21 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.