VIVA –Bagi kebanyakan pria, terutama yang sudah memasuki usia 40 tahun ke atas, kesehatan sering kali bukan menjadi perhatian utama. Mereka cenderung mengabaikan berbagai keluhan atau gejala yang muncul dan memilih menunggu hingga kondisi semakin parah.
Tak sedikit yang baru memutuskan pergi ke dokter ketika masalah kesehatan sudah mulai mengganggu aktivitas sehari-hari atau terasa sulit ditahan. Padahal, semakin dini suatu masalah kesehatan dikenali, semakin besar pula peluang untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Keengganan pria untuk memeriksakan diri ini tergambar dalam survei dari AXA Global Healthcare. Hasilnya menunjukkan bahwa 88 persen pria akan memperbaiki masalah pada mobil dalam waktu kurang dari seminggu, tetapi hanya 47 persen yang bersedia bertindak secepat itu ketika menghadapi masalah kesehatan.
Menurut dokter umum NHS di London Utara yang juga menjalankan layanan dokter umum swasta Say GP, Dr. Semiya Aziz persoalan ini ia temui hampir setiap minggu. Ia mengatakan, ada tiga alasan utama mengapa pria enggan memeriksakan diri, yaitu rasa malu, anggapan keliru bahwa dirinya selalu kuat dan kebal terhadap penyakit, serta terkadang rasa takut yang terpendam akan kemungkinan mendapat diagnosis penyakit serius.
"Pria sering kali tidak mau datang menemui dokter umum. Biasanya mereka dibujuk oleh istri atau pasangannya. Ketika saya bertanya mengapa mereka datang begitu terlambat setelah mengalami gejala, mereka sering mengatakan bahwa mereka takut akan mendapat vonis yang mengancam nyawa. Menurut mereka, menghindari pemeriksaan terasa lebih mudah. Mereka berpikir, tidak tahu berarti tidak perlu khawatir," kata dia dikutip dari laman mountnittany.org, Sabtu 15 Agustus 2026.
Sayangnya, pada banyak penyakit, mengabaikan gejala sejak dini justru dapat menyebabkan kondisi yang jauh lebih buruk. Sebagai contoh, sebuah penelitian menyimpulkan bahwa tanda-tanda peringatan mungkin terlewatkan pada satu dari enam kasus kematian akibat serangan jantung. Pria juga diketahui jauh lebih rentan terhadap penyakit kardiovaskular.
Lantas, apa saja gejala penting yang perlu diperhatikan pria saat memasuki usia 40-an, 50-an, dan 60-an? Berikut ini rangkumannya.
1. Skin tag atau daging tumbuh pada kulit





