jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mewacanakan akan membuat ambulans udara dengan helikopter dan pesawat kecil untuk mempercepat evakuasi rakyat yang sakit, terutama mereka yang berada di wilayah sulit dijangkau.
Hal itu dia katakan dalam agenda Nota Keuangan DPR/MPR/DPR RI, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (14/8).
BACA JUGA: Prabowo Sapa 10 Ribu Massa di GBK, Don Muzakir: Program Rakyat Harus Dikawal
“untuk itu kita juga akan membuat ambulance udara dengan helikopter, dengan pesawat kecil yang bisa mendarat di lapangan-lapangan rumput, di lapangan-lapangan pasir, bisa mendarat di pinggir sungai, supaya tidak ada rakyat kita yang tidak bisa dievakuasi kalau dia sakit,” ucap Prabowo.
Prabowo mengatakan dirinya mendapat laporan banyak ibu-ibu yang meninggal karena harus menempuh perjalanan berjam-jam ketika hendak melahirkan.
BACA JUGA: ABP: Prabowo Buktikan Negara Hadir, Ada 121 Kebijakan Transformatif
“Saya mendapat laporan banyak ibu-ibu yang meninggal karena harus menempuh jalan 7-9jam pada saat sudah waktu mau pecah harus 9 jam karena tidak ada jalan yang baik, karena jembatan tidak bagus,” kata dia.
“Akhirnya banyak ibu-ibu meninggal di daerah yang tidak jauh dari ibu kota,” lanjutnya.
BACA JUGA: Prabowo Minta Anggaran Ultah Daerah Dialihkan untuk Naikkan Gaji Guru
Untuk itu, pemerintah perlu mencari terobosan inovatif untuk mengatasi persoalan tersebut. Salah satunya dengan menyediakan ambulance udara.
Tak hanya ambulance udara, Prabowo juga merencanakan adanya dokter terbang.
“Bahkan nanti juga tim dokter terbang. Kalau perlu dokter yang terbang ke tempat rakyat sakit keras atau menghadapi bencana,” tambah Prabowo. (dit/jpnn)
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi




