Air Laut Menyusut, Warga Pesisir Selayar Mengungsi ke Tempat Tinggi

celebesmedia.id
10 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Warga Bonerate dan sejumlah wilayah pesisir Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, mengungsi ke tempat yang lebih tinggi pada Sabtu (15/8/2026) pagi setelah air laut di pesisir dilaporkan menyusut drastis.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi air laut yang surut.

Situasi tersebut memicu kepanikan warga. Sejumlah warga terlihat meninggalkan kawasan pesisir dan mencari tempat yang lebih tinggi, sementara sebagian lainnya bertahan di atas kapal.

Kepulauan Selayar merupakan salah satu wilayah Sulsel yang masuk dalam pemodelan ancaman tsunami setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,0 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pukul 04.58 WIB.

BMKG mencatat episenter gempa berada di timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, pada koordinat 8,33 derajat Lintang Selatan dan 121,32 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer.

Berdasarkan pemodelan tsunami, BMKG menyatakan gempa tersebut berpotensi memicu tsunami di NTT, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Selatan.

Untuk Sulsel, sejumlah wilayah pesisir masuk dalam status siaga dengan potensi ketinggian gelombang 0,5 hingga 3 meter. Sementara wilayah lainnya berstatus waspada dengan potensi gelombang kurang dari 0,5 meter.

BMKG memperkirakan gelombang pertama dapat tiba di sejumlah wilayah Sulsel beberapa menit hingga sekitar satu jam setelah gempa.

Karena itu, warga di kawasan pesisir yang masuk area peringatan diminta menjauh dari pantai dan mengikuti arahan petugas.

Surutnya air laut setelah gempa merupakan salah satu tanda alam yang dapat mendahului tsunami. Namun, kondisi tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan tsunami telah terjadi.

Kepastian mengenai gelombang tsunami harus mengacu pada hasil pemantauan BMKG dan otoritas terkait.

Kepulauan Selayar sendiri memiliki sejumlah kawasan yang dipetakan sebagai wilayah dengan bahaya tsunami tinggi.

Dokumen Kementerian Kesehatan mencantumkan Bonerate di Kecamatan Pasimarannu sebagai salah satu desa dengan kelas bahaya tsunami tinggi.

Masyarakat diminta tidak kembali ke pantai hanya karena air laut terlihat normal atau surutnya berhenti.

Warga juga perlu menghindari informasi yang belum terverifikasi dan memantau perkembangan peringatan melalui kanal resmi BMKG.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Enchanting Valley Taman Safari, Tempat Seru untuk Liburan Seharian
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Buperta Cibubur Macet Parah Malam Ini, Kendaraan Mengular Sampai Tol
• 19 jam laludetik.com
thumb
Persiapan Sidang Tahunan 90 Persen, Rekayasa Lalin Sesuaikan Kebutuhan Warga
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Respons TNI soal Hari Damai di Aceh Berujung Ricuh: Mari Hormati Simbol Negara
• 3 menit lalukompas.com
thumb
BNPB Update Korban Gempa M7.7 NTT: 38 Orang Meninggal, 2 Luka Berat
• 1 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.