Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali bermunculan di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatra hingga Papua. Data Kementerian Kehutanan menunjukkan lebih dari 107 ribu hektare lahan terbakar sepanjang Januari hingga Juni tahun ini.
Kondisi itu diperkirakan akan semakin parah karena musim kemarau tahun ini belum mencapai puncaknya. Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan fenomena El Niño diperkirakan bertahan hingga awal 2027.
Kombinasi El Niño kuat dan musim kemarau yang memanjang membangkitkan ingatan pada salah satu bencana lingkungan terbesar dalam sejarah Indonesia. Sebelas tahun lalu, negara ini pernah mengalami salah satu musim karhutla terburuk dalam sejarah modern. Lebih dari 2,6 juta hektare hutan dan lahan hangus terbakar, setara hampir empat kali luas Pulau Bali. Jutaan orang menghirup kabut asap selama berbulan-bulan.
Apakah Indonesia sudah belajar dari peristiwa 2015 atau justru akan kembali menghadapi karhutla besar?
Simak video #ExplainerKatadata atau, baca analisis lengkapnya di katadata.co.id.
Editor : Rezza Aji Editor
Video : Muhammad Rafli
Motion : Farah Nadhia Pasha
Videografer: Wahyu Dwi. Jayanto
Produser: Ilham S.
#KalauBicaraPakaiData #Karhutla #ElNino #Gambut #LingkunganHidup #KatadataIndonesia #KebakaranHutandanLahan #Karhutla #LingkunganHidup KATADATA - https://www.katadata.co.id ====================================================== #Katadata #KatadataIndonesia
Pantau dan Subscribe Katadata Indonesia.
Instagram : https://www.instagram.com/katadatacoid
Facebook : https://www.facebook.com/katadatacoid/
Twitter : https://twitter.com/katadatacoid
Tiktok : https://www.tiktok.com/@katadatacoid
Spotify : https://spoti.fi/3ipaxGY




