Timnas tenis meja tak dibebani target tinggi pada Asian Games

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Indonesia Pingpong League (IPL) Yon Mardiono mengatakan tim nasional tenis meja tak dibebani target tinggi pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya.

"Karena persaingan tenis meja di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya sangat luar biasa, dominasi negara-negara Asia di papan atas ranking dunia sebagai tantangan nyata," ujar Yon kepada ANTARA via sambungan elektronik dari Kudus, Sabtu.

Yon menjelaskan delapan dari sepuluh peringkat teratas dunia berasal Asia sehingga melangkah sejauh mungkin saja suah menjadi ambisi para petenis meja Indonesia.

Ia menambahkan mendapatkan medali tenis meja sudah hal yang luar biasa.

"Tapi yang pasti pembangunan dan pembinaan atlet jangka panjang, memastikan proses seleksi yang transparan dan berbasis performa terukur sebagai menuju prestasi internasional, itu harus dimulai dari sekarang," tegas Yon.

Menurut Yon, tim sudah melakukan persiapan dengan menjalani pemusatan latihan nasional di ONIC dari 20 Juli hingga sebelum berangkat ke Asian Games 2026.

Baca juga: Enam besar Asian Games jadi pintu hoki Indonesia menuju Olimpiade 2028

Tim juga akan melakukan uji coba dengan mengikuti World Table Tennis (WTT) di Filipina pada 6-13 September 2026 sebelum berangkat ke Asian Games 2026.

Yon mengatakan sejauh ini para pemain tenis meja Indonesia sudah dalam kondisi siap dan akan erangkat ke Asian Games 2026 pada 20-28 September 2026.

"Seluruh atlet dalam kondisi baik dan fit, tidak ada laporan cedera maupun pergantian atlet," kata Yon.

Terdapat 12 atlet yang mengikuti pelatnas tenis meja di bawah pelatih Anton Suseno.

Mereka adalah enam putra, terdiri dari M. Bima Abdinegara, M. Naufa Junindra, Affan Mauladana, Gusty Syaiful, M. Kahfi dan Braydon Susilo.

Dan ada enam atlet putri, terdiri dari Citra Rasmi, Almaira Nebuchadnezar, Komang Anik, Cindy Marcella, Devinta Maharani dan Aminah.

Baca juga: Pelatnas esports Asian Games terapkan sport science


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPRD Bandung Targetkan Perda BPR Syariah Rampung, Transformasi Perseroda Diharap Dongkrak PAD
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Rosan: Target Investasi RI Capai Rp 2.322 Triliun pada 2027
• 6 menit lalukumparan.com
thumb
Polri Peringatkan Bahaya Deposit Judol via Pulsa bagi Pelajar
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BAZNAS, Danantara, Kemenkop, dan MES Kolaborasi Penguatan Ekosistem Zakat hingga Koperasi Syariah
• 23 jam laludisway.id
thumb
Polisi di Bandung Diterjunkan Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan
• 18 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.