Prof Hasmyati Harap PKKMB UNM Jadi Momentum Transformasi Kampus

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – PKKMB UNM diharapkan tidak sekadar menjadi agenda penyambutan mahasiswa baru, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat transformasi dan arah pengembangan kampus ke depan.

Harapan tersebut disampaikan Guru Besar Univeraitas Negeri Makassar (UNM) Prof Hasmyati yang juga mantan Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNM dua periode. Menurutnya, mahasiswa baru yang mengikuti PKKMB merupakan bagian penting dari perjalanan UNM dalam membangun generasi akademik yang adaptif, berkarakter, dan mampu menjawab tantangan zaman.

“PKKMB harus menjadi momentum untuk memperkenalkan nilai-nilai akademik sekaligus menanamkan semangat bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam perjalanan dan masa depan UNM,” ujarnya, Sabtu, 15 Agustus.

Dia menilai, transformasi perguruan tinggi tidak cukup hanya dilakukan melalui pembangunan fisik. Perubahan juga harus menyentuh tata kelola, kualitas layanan akademik, penguatan sumber daya manusia, inovasi pembelajaran, hingga penciptaan ekosistem kampus yang mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Pengalaman memimpin FIKK UNM selama dua periode menjadi bagian dari perjalanan Prof Hasmyati dalam mendorong perubahan di tingkat fakultas. Selama masa kepemimpinannya, dia membawa sejumlah pembenahan dan pengembangan yang diarahkan untuk memperkuat kapasitas fakultas, meningkatkan layanan akademik, serta membangun lingkungan akademik yang lebih produktif.

Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa transformasi kampus membutuhkan kepemimpinan yang memiliki visi, keberanian melakukan perubahan, sekaligus kemampuan membangun kolaborasi dengan seluruh elemen perguruan tinggi.

“Perubahan tidak bisa dilakukan oleh satu orang. Harus ada kolaborasi antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan seluruh stakeholder. Dengan kebersamaan itu, transformasi akan menjadi gerakan bersama,” kata dia.

Dia juga berharap mahasiswa baru UNM tidak hanya melihat kampus sebagai tempat memperoleh gelar akademik. Lebih dari itu, kampus harus menjadi ruang untuk membangun karakter, kompetensi, kreativitas, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

Di tengah perkembangan teknologi dan hadirnya kecerdasan artifisial (AI), Prof Hasmyati menilai mahasiswa perlu memiliki kemampuan beradaptasi tanpa kehilangan nilai-nilai akademik dan integritas.

“Mahasiswa harus siap menghadapi perubahan. Teknologi harus dimanfaatkan sebagai alat untuk meningkatkan kemampuan, bukan menggantikan proses berpikir. Karena itu, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, karakter dan integritas tetap menjadi fondasi,” jelasnya.

Bagi Prof Hasmyati, PKKMB dapat menjadi titik awal untuk membangun kesadaran mahasiswa bahwa mereka bukan hanya pengguna fasilitas kampus, tetapi juga bagian dari ekosistem yang ikut menentukan reputasi dan masa depan UNM.

Dia berharap mahasiswa baru dapat memanfaatkan seluruh ruang pembelajaran yang tersedia di kampus, baik melalui kegiatan akademik maupun organisasi, penelitian, pengabdian masyarakat, kewirausahaan, hingga berbagai aktivitas pengembangan diri.

“Mahasiswa baru hari ini adalah bagian dari wajah UNM di masa depan. Karena itu, mereka harus dipersiapkan bukan hanya menjadi lulusan yang kompeten, tetapi juga menjadi generasi yang mampu membawa nama baik almamater dan memberikan kontribusi bagi masyarakat,” tuturnya.

Prof Hasmyati menegaskan, transformasi UNM harus terus bergerak mengikuti perubahan zaman dengan tetap menjaga jati diri perguruan tinggi sebagai institusi pendidikan yang mencetak sumber daya manusia unggul.

PKKMB, kata dia, dapat menjadi momentum awal untuk menanamkan semangat tersebut kepada mahasiswa sejak mereka pertama kali menginjakkan kaki sebagai bagian dari keluarga besar UNM. (wid)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menkum Ungkap Perintah Prabowo soal RUU Perampasan Aset
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Pembahasan Perpres Ojol Tinggal Satu Langkah Lagi: DPR Undang Kementerian Terkait Pekan Depan
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Ketua MPR RI Tegaskan Dukungan RI Terhadap Palestina Tak Berubah
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
BMKG Akhiri Peringatan Dini Tsunami Pasca-Gempa M7.7 NTT, Masyarakat Dimbau Tetap Tenang dan Waspada
• 5 jam laludisway.id
thumb
Purbaya Pede Penerimaan Perpajakan Rp 2.908 T Tercapai, Ini Kunciannya
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.