Tiongkok Bantah Tuduhan Spionase Skala Besar di Selandia Baru

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Wellington: Kedutaan Besar Tiongkok di Wellington membantah tuduhan spionase berskala besar yang dilontarkan badan intelijen Selandia Baru dan menyebutnya sebagai tuduhan “tak berdasar."

Pernyataan tersebut disampaikan Beijing setelah Badan Intelijen Keamanan Selandia Baru (NZSIS) menerbitkan laporan tahunan Security Threat Environment 2026 pada Kamis lalu.

Dalam laporan tersebut, NZSIS menyatakan Tiongkok merupakan satu-satunya negara yang terdeteksi melakukan kegiatan spionase di Selandia Baru dalam skala besar. Lembaga tersebut juga menyebut Tiongkok sebagai aktor paling aktif di antara sejumlah negara yang terlibat dalam aktivitas campur tangan asing di Selandia Baru.

NZSIS memperingatkan bahwa agen intelijen Tiongkok telah menargetkan sejumlah individu di Selandia Baru, termasuk pejabat pemerintah yang memiliki akses terhadap informasi rahasia.

Lembaga tersebut juga menyoroti penggunaan situs jejaring profesional untuk mendekati dan merekrut warga Selandia Baru yang memiliki akses terhadap informasi sensitif.

Dalam kasus lain, NZSIS mengungkap dugaan upaya Purple Mountain Observatory, lembaga penelitian yang disebut memiliki hubungan erat dengan Tiongkok, untuk membangun fasilitas berbasis darat di Selandia Baru yang dapat digunakan untuk kepentingan pengumpulan informasi strategis. Beijing Bantah Tuduhan Kedutaan Besar Tiongkok di Wellington menolak tuduhan tersebut.

Juru bicara kedutaan mengatakan laporan NZSIS telah menggambarkan pertukaran dan kerja sama normal antara Tiongkok dan Selandia Baru sebagai aktivitas spionase atau campur tangan asing.

“Tuduhan palsunya terhadap Tiongkok mendiskreditkan pertukaran dan kerja sama normal sebagai aksi yang disebut-sebut spionase atau campur tangan, atau bahkan sepenuhnya tidak berdasar dan hanya rekaan semata,” ujar juru bicara tersebut, dikutip TRT World, Jumat, 14 Agustus 2026.

Beijing juga menuding laporan tersebut mencerminkan apa yang disebutnya sebagai “mentalitas Perang Dingin” dan memperingatkan bahwa tuduhan semacam itu dapat merusak hubungan bilateral kedua negara.

Juru bicara Kedutaan Tiongkok turut mempertanyakan pihak-pihak yang disebutnya tidak menginginkan hubungan Beijing dan Wellington berkembang dengan baik.

Menurut Beijing, Selandia Baru seharusnya memperkuat kepercayaan politik dan kerja sama praktis dengan Tiongkok, bukan meningkatkan ketegangan berdasarkan tuduhan yang disebutnya tidak terbukti. Persaingan Strategis Laporan terbaru NZSIS memperlihatkan meningkatnya perhatian Selandia Baru terhadap aktivitas intelijen dan campur tangan asing di tengah persaingan strategis antara kekuatan besar.

Dalam laporan tahun sebelumnya, NZSIS juga telah memperingatkan bahwa Tiongkok memiliki kemampuan dan kemauan untuk melakukan aktivitas intelijen yang menargetkan kepentingan nasional Selandia Baru. Lembaga tersebut menyebut Tiongkok sebagai aktor yang sangat aktif di kawasan Indo-Pasifik.

NZSIS menegaskan bahwa sejumlah negara melakukan aktivitas spionase terhadap Selandia Baru. Namun, menurut penilaian badan tersebut, Tiongkok menjadi satu-satunya negara yang aktivitas spionasenya terdeteksi berlangsung dalam skala besar.

Pertukaran tuduhan tersebut berpotensi menambah tekanan terhadap hubungan Tiongkok dan Selandia Baru. Di satu sisi, Wellington berupaya memperkuat perlindungan terhadap informasi sensitif dan kepentingan keamanannya. Di sisi lain, Beijing menilai tuduhan tersebut dapat mengganggu hubungan ekonomi dan diplomatik kedua negara. (Razaqa Hariz)

Baca juga:  Selandia Baru Tuduh Tiongkok Gunakan Hacker untuk Retas Parlemen


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PTPN Sinergi dengan InJourney, Desa Bulok Digembleng Jadi Motor Baru Ekonomi Wisata
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Video: Prabowo Paparkan Kinerja Pemerintah Jelang HUT ke-81 RI
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tekanan Finansial Warga Usia Produktif Dinilai Meningkat, Produk Keuangan Ini Bisa Jadi Solusi
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Cadangan Devisa Indonesia Capai 145,3 Miliar Dolar AS, Pemerintah Pastikan Bantalan Eksternal Tetap Aman
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Istana Pastikan Persiapan Peringatan HUT 81 RI Sudah 99 Persen
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.