Bandara Ngurah Rai Bali umumkan penerbangan rute NTT berjalan normal

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Denpasar (ANTARA) - Pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bali, mengumumkan seluruh penerbangan reguler rute Nusa Tenggara Timur (NTT) berjalan normal pascabencana gempa bumi di Flores, NTT.

“Dapat kami sampaikan bahwa operasional penerbangan dan layanan kebandarudaraan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali berjalan secara normal dan optimal,” kata Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Gede Eka Sandi Asmadi.

Eka Sandi di Denpasar, Sabtu, menjelaskan kondisi normal itu berlangsung sejak awal gempa bumi terjadi hingga setidaknya pukul 12.00 Wita siang tadi.

Secara reguler sendiri rute NTT yang dilayani di Bandara I Gusti Ngurah Rai adalah rute Labuan Bajo dan Tambolaka dengan maskapai yang melayani baik secara langsung maupun transit yaitu Indonesia AirAsia, Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, Lion Air, Super Air Jet dan Wings Air.

Baca juga: Pertamina pastikan pasokan BBM di Flores aman pascagempa M7,7

Baca juga: Sejumlah penerbangan dari Kupang ke Flores dibatalkan pascagempa

Rute Labuan Bajo setiap harinya berangkat sebanyak sembilan kali dan datang delapan kali, sementara Tambolaka datang dua kali dan berangkat tiga kali.

Syukurnya, gempa bumi yang melanda daerah tersebut tidak mengganggu lalu lintas kebandarudaraan sehingga akses jalur udara masih normal.

“Hingga saat ini, layanan penerbangan dari dan ke bandara-bandara di wilayah Nusa Tenggara Timur beroperasi secara normal, serta tidak terdapat pembatalan penerbangan,” ujar Eka Sandi.

Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali turut menyampaikan empati dan rasa keprihatinan atas musibah bencana alam yang dialami warga masyarakat di wilayah Nagekeo dan sekitarnya.

Untuk diketahui terjadi gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu pagi tadi.

Gempa yang terjadi pada pukul 04.58.24 WIB dengan kedalaman 15 kilometer tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah NTT dan kawasan sekitarnya.

Seiring perkembangan situasi, BMKG telah menyatakan peringatan dini tsunami akibat gempa tersebut berakhir.

Baca juga: Gempa NTT, Menhub prioritaskan keselamatan operasional transportasi

Baca juga: PLN sudah pulihkan 429 gardu listrik pascagempa Flores




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Humaniora kemarin, portal Radar MBG hingga Semeru erupsi 8 kali
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
BMKG Prakirakan Cuaca di Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Pada Hari Sabtu
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Ketua DPD Tekankan Kedaulatan Indonesia Berawal dari Daerah Kuat
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
PBB: Serangan udara bahayakan warga sipil di Gaza
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Gempa Susulan Masih Terus Terjadi Usai Peringatan Tsunami Berakhir
• 2 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.