Purbaya Yakin Target RAPBN 2027 Bisa Direalisasikan

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa target Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027 bisa direalisasikan.

Dalam RAPBN 2027, defisit anggaran dipatok sebesar Rp671,2 triliun atau 2,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Pendapatan negara diperkirakan mencapai Rp3.426 triliun, sementara belanja negara direncanakan sebesar Rp4.097,2 triliun.

“Apa yang didesain Bapak Presiden (Prabowo Subianto) yang dipresentasikan di DPR hampir pasti akan bisa direalisasikan dengan memanfaatkan pengalaman kita yang sudah cukup baik selama ini,” kata Purbaya dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 dikutip dari Antara, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Purbaya mengaku optimistis kinerja perekonomian nasional akan tetap solid dan terjaga seiring dengan terkendalinya stabilitas makroekonomi dan dukungan kebijakan pemerintah.

Bendahara negara menyebut performa ekonomi pada paruh pertama 2026 menjadi basis modal yang kuat untuk menyambut perekonomian pada 2027.

Baca Juga :

Tembus Rp3.362,2 Triliun, Belanja Pemerintah Pusat di RAPBN 2027 Naik 3,6%

(Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. Foto: Dok MI) Pertumbuhan ekonomi nasional terjaga Sebagaimana laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan I tercatat mencapai 5,61 persen (year-on-year/yoy) dan 5,29 persen (yoy) pada kuartal II. Meski melandai, pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga di atas lima persen.

“Itu terjadi karena kebijakan moneter, fiskal, dan sektor keuangan yang baik. Dan ke depan, semester kedua tahun ini, kita pastikan itu akan lebih bagus lagi, sehingga kita bisa tumbuh mendekati enam persen pada akhir tahun 2026 ini,” ujar Purbaya.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan target pertumbuhan ekonomi enam persen secara tahunan (yoy), lebih tinggi dari target APBN 2026 sebesar 5,4 persen (yoy).

Nilai tukar (kurs) rupiah ditargetkan sebesar Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS), inflasi dijaga pada kisaran 2,5 persen, suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun diperkirakan 6,9 persen, harga minyak mentah Indonesia diperkirakan 75 dolar AS per barel, lifting minyak ditargetkan 610 ribu barel per hari, dan lifting gas 954 ribu barel setara minyak per hari.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sidang Tahunan MPR, K3 MPR Dorong Ekonomi Berasas Kekeluargaan
• 17 jam laludetik.com
thumb
Menkes Sebut Belum ada Rencana Naikkan Iuaran BPJS
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Timnas Putri Indonesia U-16 Pesta Gol, Bantai Arab Saudi 7-0 di Srikandi Merdeka Cup
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Gudda Fest 2026 meriahkan HUT ke-81 RI
• 21 menit laluantaranews.com
thumb
Fadia Arafiq Bantah Terima Uang Ultah Rp11 Juta, Saksi Sebut Titip ke Pj Sekda
• 1 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.