Melihat dari Dekat Dampak Gempa Flores, Korban Tewas Bertambah Menjadi 33 Orang

kompas.id
1 jam lalu
Cover Berita

Pada Sabtu (15/8/2026) pagi, gempa berkekuatan magnitudo 7,7 terjadi di Laut Flores. Guncangannya terasa di semua wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Bahkan, pulau-pulau kecil yang berada di sekitar Flores pun terdampak.

Sabtu siang, Kompas menumpang pesawat milik Kepolisian Daerah (Polda) NTT terbang dari Kupang menuju Maumere, Kabupaten Sikka, NTT. Ini adalah salah satu daerah yang terdampak gempa cukup parah. Saat roda pesawat menyentuh landasan, perjalanan melihat dampak gempa pun dimulai.

Maumere siang itu sendu. Kota terbesar di Pulau Flores itu sepi dari lalu lalang kendaraan. Pintu rumah tertutup. Warga duduk di luar rumah untuk mengantisipasi jika gempa kembali datang. "Sudah ratusan kali gempa susulan. Kami mual sampai muntah," ujar Martin (45), salah seorang warga.

Baca JugaKapolda NTT: Evakuasi Korban Gempa Flores Jadi Prioritas Utama

Perjalanan lalu berlanjut ke Pelabuhan Lorens Say, Maumere. Di tempat itu, pagi tadi, ratusan orang duduk di dalam ruang tunggu pelabuhan. Banyak dari mereka menanti kapal datang untuk mengangkut mereka menuju tempat rantau di Kalimantan dan Malaysia.

Saat gempa mengguncang, warga di Pelabuhan Lorens Say berlarian menghindari reruntuhan bangunan ruang tunggu. Ada yang terjatuh, ada pula yang tertimpa reruntuhan, dan bahkan ada yang jatuh ke dalam laut. Tiga orang korban di tempat itu dinyatakan meninggal.

Baca JugaGempa Flores, Pemerintah Pusat Siap Kerahkan Tim Bantuan

Pelabuhan ini hanya satu dari sekian banyak titik terdampak gempa di Pulau Flores. Kepala Polda NTT Inspektur Jenderal Rudi Darmoko menyebut, hingga Sabtu sore ini, sebanyak 33 orang dinyatakan tewas akibat gempa tersebut.

"Data sementara yang diperoleh dari lapangan, bahwa 33 orang meninggal. Data ini masih sementara," kata Inspektur Jenderal Rudi Darmoko di Mauemere, Kabupaten Sikka, NTT, Sabtu.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, hingga Sabtu pukul 12.30 WIB, sebanyak 14 orang meninggal akibat gempa Flores. Selain itu, sebanyak 2 orang luka berat dan 11 orang luka ringan akibat gempa bumi itu.

”Berdasarkan pemutakhiran data hingga pukul 12.30 WIB, tercatat 14 orang meninggal, 2 orang luka berat, dan 11 orang luka ringan. Data tersebut masih dalam proses pendataan, verifikasi dan validasi di lapangan,” kata Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam keterangan tertulis.

Baca Juga”Update” Dampak Gempa Flores, 14 Orang Tewas dan Puluhan Bangunan Rusak

Berton memaparkan, menurut data sementara, korban meninggal tercatat di Kabupaten Sikka sebanyak 3 orang, Kabupaten Manggarai sebanyak 6 orang, dan Kabupaten Manggarai Timur sebanyak 5 orang. Adapun korban luka dilaporkan di Kabupaten Sikka, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Manggarai Timur.

Menurut Berton, data korban masih bersifat sementara. Oleh karena itu, data tersebut masih dapat berubah seiring proses verifikasi dan validasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama unsur terkait. ”Setiap perkembangan data akan disampaikan berdasarkan hasil pendataan resmi di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, menyampaikan, peringatan dini tsunami telah berakhir. Peringatan dini IV atau pengakhiran dikeluarkan pada pukul 07.30 WIB atau 08.30 Wita. Dengan demikian, peringatan dini tsunami berakhir setelah berlangsung selama 2 jam 31 menit 30 detik sejak gempa terjadi.

Meski peringatan dini tsunami telah berakhir, masyarakat tetap diminta mengikuti perkembangan informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan arahan petugas di lapangan.

Data sementara yang diperoleh dari lapangan, bahwa 33 orang meninggal

Hal ini karena aktivitas kegempaan masih berlanjut setelah gempa utama. Berdasarkan informasi BMKG, hingga Sabtu pukul 10.00 Wita, tercatat sebanyak 111 kali gempa susulan.

Selama beberapa hari ke depan, Kompas akan terus menyampaikan liputan seputar gempa Flores.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dubes Iran Ucapkan Selamat HUT ke-81 RI, Puji Kemajuan Indonesia
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jet Tempur Rafale Perdana Mengudara di HUT ke-81 RI, Formasi Demo Berbeda dari Tahun Lalu
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Orang yang Lahir di Bulan Ini Punya Kecerdasan Menonjol
• 19 jam lalubeautynesia.id
thumb
Wamendikdasmen soal Pidato Presiden Prabowo: Tegaskan Negara Hadir untuk Anak Sekolah
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Innalillahi, 5 Orang Meninggal Dunia dalam Gempa M 7,7 di Flores, Kepala BMKG Ungkap Sesar Jadi Penyebab Bencana
• 3 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.