Buaya muara berukuran sekitar 4,5 meter belakangan ini sering terilihat berjemur di Sungai Monodon, Sidoarjo, Jawa Timur. Kemunculan reptil raksasa ini membuat warga Desa Gebang, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo terkejut dan khawatir.
Prayitno, salah satu warga Kedungpeluk, mengatakan, dirinya beberapa kali melihat buaya tersebut melintas menuju laut ketika hendak mencari rumput laut.
"Saya sering melihat saat berangkat mencari rumput laut dan ikan saat melewari sungai. Kadang saat berangkat ketemu, kadang juga saat pulang ketemu," kata Prayitno, Sabtu (15/8).
Ia menambahkan, diperkirakan buaya itu memiliki panjang 4,5 meter dengan lebar 0,5 meter. Biasanya buaya tersebut muncul dan berjemur di parit pinggir Sungai Monodon yang tidak jauh dari muara.
"Panjang sekitar 4,5 meter, lebarnya 0,5 meter, biasanya berjemur di parit di pinggir Sungai Monodon," jelasnya.
Menurut Prayitno, buaya tersebut sejauh ini tidak mengganggu aktivitas nelayan. Ia juga tidak melihat perilaku agresif ketika buaya berada di sekitar perahu.
"Selama ini kini buaya itu tidak pernah mengganggu. Sempat waktu itu buayanya berenang mendekati perahu saya. Ya sebenarnya takut juga kalau di dekati seperti itu," ungkapnya.
Namun, kemunculan satwa berukuran besar itu membuat warga perlu memperhatikan aktivitas di sekitar sungai. Terutama karena buaya dapat berada di bawah permukaan air ketika tidak terlihat.
Prayitno juga mengkhawatirkan anak-anak yang beraktivitas di sekitar sungai. Mereka dinilai berpotensi mendekati lokasi kemunculan buaya tanpa mengetahui keberadaan satwa tersebut.
"Kalau anak-anak bermain di sekitar sungai, sebaiknya tetap berhati-hati karena kita tidak selalu bisa melihat buaya saat berada di dalam air," pungkasnya.





