Antisipasi Banjir Akibat Sedimentasi, Kali Pesanggrahan Jaksel Dikeruk hingga 2027

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Jakarta Selatan melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) mengerahkan alat berat untuk melakukan pengerukan Kali Pesanggrahan pada Sabtu (15/8/2026).

Pengerukan dilakukan sepanjang 1,4 kilometer, mulai dari Kompleks IKPN hingga Waduk Cavalio.

"Kegiatan pengerukan di Kali Pesanggrahan ini dilakukan mulai dari bagian hulu, tepatnya di area Kompleks IKPN, dengan panjang pengerukan mencapai 1,4 kilometer," kata Perwakilan Dinas SDA Jakarta Selatan Santo kepada Kompas.com, Sabtu (15/8/2026).

Program pengerukan skala besar ini telah dimulai sejak April 2026 dan ditargetkan selesai pada Maret 2027.

Pengerukan tersebut menargetkan pengangkatan sedimen hingga 60.000 meter kubik.

"Program ini sebenarnya telah dimulai sejak bulan April lalu dan ditargetkan akan selesai sepenuhnya pada Maret 2027," ujar Santo.

Menurut Santo, pengerukan sengaja difokuskan dari area hulu di Kompleks IKPN untuk mengurai tumpukan sedimen lumpur dan sampah yang memicu penyempitan aliran sungai.

Baca juga: Kronologi Ketua RT di Tangsel Tegur Warga Bakar Sampah Berujung Jadi Tersangka

Hingga saat ini, progres fisik pengerukan telah mencapai 35,7 persen dari total target.

"Hingga saat ini, volume pengerukan telah mencapai 35,7 persen dari total target sebesar 60.000 meter kubik," katanya.

Untuk mengejar target tersebut, Dinas SDA mengerahkan lima unit alat berat (excavator) dan 10 unit truk sampah (dump truck).

Sebanyak empat unit excavator dioperasikan langsung di dasar kali untuk mengeruk endapan, sementara satu unit lainnya disiagakan di lokasi pembuangan.

Untuk menampung material hasil pengerukan, Pemkot Jakarta Selatan memanfaatkan area TPU terdekat atas permintaan dari pengelola TPU tersebut.

"Untuk lokasi pembuangan hasil pengerukan, saat ini kami dapat membuangnya di area pemakaman terdekat karena adanya permintaan dari pihak pengelola pemakaman tersebut," kata Santo.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo memperjelas bahwa lokasi yang dimaksud berada di kawasan Tanah Kusir.

"Hasil pengerukan untuk sementara akan ditampung di lahan kawasan Tanah Kusir," ujar Syafrin Liputo.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Ketua RT Duren Sawit dan Rezeki dari Ikan-Ikan Lele di Atas Selokan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Jadi Wilayah AS
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
IHSG Sepekan Naik 0,12%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp 11.243 T
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Perdana Main Film di "Paket Santet", Fiki Naki: 10 Kali Lebih Sulit dari Ngonten
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Siloam Hospital x Bocorocco Rilis Kampanye dan Edukasi soal Kesehatan Kaki
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Pencuri 3 Lukisan di Italia Ditangkap, Karya Maestro Senilai Rp 185 M Kembali
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.