Perusahaan Logistik Mulai Gunakan Fitur Identifikasi Barang Berbasis AI

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Perusahaan logistik mulai memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) sebagai upaya inovasi. Seperti yang dilakukan DHL Express, penyedia layanan ekspres internasional, yang mengumumkan peluncuran fitur identifikasi barang berbasis AI.

Melalui fitur identifikasi barang berbasis AI ini, DHL Express membantu menyederhanakan proses persiapan pengiriman dengan memudahkan pelanggan dalam memberikan informasi barang yang akurat sejak awal. 

"Dengan demikian, pelaku usaha dapat mengurangi waktu untuk mengurus dokumentasi dan lebih fokus melayani pelanggan serta mengembangkan bisnis di pasar internasional," ujar Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia Ahmad Mohamad dalam keterangan tertulis, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Fitur ini menjadi yang pertama di industri pengiriman ekspres global yang memanfaatkan teknologi computer vision untuk menganalisis foto barang yang diunggah pelanggan. Hasilnya secara instan menghasilkan deskripsi barang yang akurat serta sesuai dengan persyaratan kepabeanan.

Senior Director IT DHL Express Indonesia, Yonata Bastian menjelaskan fitur tersebut memanfaatkan teknologi untuk menyederhanakan proses yang selama ini bergantung pada input manual dan pengalaman individu. 

"Dengan membantu pelanggan mengidentifikasi serta mendeskripsikan isi kiriman secara lebih akurat, kami dapat meningkatkan kualitas data sejak awal proses pengiriman. Hal ini tidak hanya menyederhanakan pengalaman pelanggan, tetapi juga mendukung efisiensi yang lebih baik di sepanjang rantai pengiriman," kata Yonata.

Baca Juga :

KAI Logistik Beri Diskon 17% Ongkir untuk Pengiriman Paket
Menyederhanakan Proses Pengiriman Inovasi ini disebut menyederhanakan salah satu tahapan paling kompleks dalam pengiriman internasional sehingga menjadi lebih mudah dan praktis bagi pelanggan. Seiring semakin banyaknya pelaku usaha Indonesia yang mencari peluang pertumbuhan di pasar internasional, kemampuan untuk memberikan informasi pengiriman yang akurat sejak awal menjadi semakin penting.

Peluncuran ini merupakan bagian dari komitmen DHL Express dalam menyederhanakan pengiriman lintas negara melalui inovasi yang praktis dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Selama ini, penyusunan deskripsi barang yang memenuhi persyaratan kepabeanan kerap membutuhkan pengetahuan khusus serta pemilihan kata yang tepat. 

Dengan mengintegrasikan teknologi AI ke dalam proses pemesanan pengiriman, DHL Express menghilangkan kerumitan tersebut, meningkatkan kualitas data, mengurangi risiko keterlambatan, serta membuat pengiriman internasional menjadi lebih mudah dan andal bagi pelanggan dengan berbagai tingkat pengalaman.

"Pelanggan cukup memotret barang yang akan dikirim menggunakan smartphone atau perangkat lain yang terhubung ke internet," beber Yonata.

Ilustrasi. Dok Istimewa.

Sistem AI kemudian memproses gambar tersebut melalui model computer vision berbasis server untuk mengidentifikasi objek dan menghasilkan deskripsi barang yang terstruktur sesuai standar dokumentasi internasional dan ketentuan kepabeanan, hanya dalam hitungan detik. 

Deskripsi yang dihasilkan akan ditampilkan kepada pelanggan untuk ditinjau, diedit, atau disesuaikan sebelum pengiriman diajukan. Pelanggan juga tidak perlu memiliki akun DHL Express untuk menggunakan fitur ini, sehingga proses menjadi lebih sederhana dan mudah diakses. 

Implementasi ini dinilai menandai langkah penting dalam penerapan AI di sektor logistik. Inovasi ini disebut menjadi pertama kalinya teknologi identifikasi barang berbasis computer vision diintegrasikan dalam alur pemesanan layanan ekspres internasional yang digunakan pelanggan dalam skala besar.

Dengan satu foto, deskripsi barang sesuai ketentuan kepabeanan langsung tersedia, menyederhanakan proses sejak awal pengiriman. Meningkatkan akurasi data, mengurangi risiko keterlambatan, mempercepat proses kepabeanan, dan menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih baik.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPR akan Gelar Rapat Perpres Ojol dengan Pemerintah Pekan Depan
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pertamina Turunkan Harga Bright Gas Per 15 Agustus 2026
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Bareskrim Bongkar Judi Online Internasional Modus Pulsa, Nilai Transaksi Capai Rp890 Miliar
• 23 jam laluokezone.com
thumb
SVA Senayan Padel komitmen dukung olahraga padel di Indonesia
• 48 menit laluantaranews.com
thumb
Cerita Salim Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Ungkap Fakta Tak Terduga
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.