JAKARTA, KOMPAS.com - Perasaan haru meliputi seorang anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) asal Papua Tengah, Gladys Manuella Aibekob, usai menjalani pengukuhan di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2026).
Sebab, ia mendapat kesempatan melakukan video call dengan orangtuanya di Papua bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Pantauan Kompas.com, Gladys terlihat berbicara melalui sambungan telepon video yang diarahkan ke wajahnya.
Di sampingnya, ada Gibran yang juga terlihat menyapa orangtua Gladys.
Baca juga: Wapres Gibran Kukuhkan 76 Paskibraka HUT Ke-81 RI di Istana Negara
Eks Wali Kota Solo ini juga terlihat melambaikan tangan ke arah kamera.
Sementara Gladys, tidak kuasa menahan air matanya sesaat setelah kembali ke barisan untuk sesi foto bersama Gibran dan sejumlah pejabat.
Gladys bercerita, mulanya ia dipanggil oleh Direktur Penyelenggaraan Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Fuad Lutfi untuk menanyakan nomor orangtuanya di Papua.
Ia lalu memberikan nomor tersebut kepada Fuad.
Setelahnya dapat ditebak, meski ia mengaku peristiwa itu tidak pernah terlintas dibenaknya.
"Di situ pikiran saya belum sampai di sini. Sampai tiba-tiba pas kita sudah sesi foto, langsung saya dipanggil, Gladys, Papua Tengah. Tiba-tiba saya ke sana, oh orangtua saya di telepon," ucap Gladys, usai pengukuhan, Jumat.
Baca juga: Ketua DPD RI Puji Prabowo-Gibran: Kompak dan Saling Melengkapi
"Sangat senang, saya sangat senang sekali," imbuh dia.
Di momen itu pula, Gibran juga bertanya beberapa hal kepada Gladys.
Ia bertanya apakah Gladys sudah rindu orangtua, mengingat ia menjalani masa pelatihan sekitar sebulan di Jakarta untuk menjadi anggota Paskibraka.
Gladys mengaku rindu hingga Gibran memberinya semangat.