tvOnenews.com - Perdebatan mengenai status Khabib Nurmagomedov sebagai GOAT (Greatest of All Time) kembali mencuat. Kali ini, CEO UFC Dana White memberikan pandangannya mengenai peluang legenda asal Dagestan tersebut menyandang predikat petarung terbaik sepanjang masa.
Khabib Nurmagomedov mengakhiri kariernya dengan rekor sempurna 29-0. Ia pensiun saat masih berada di puncak setelah tiga kali mempertahankan sabuk kelas ringan UFC secara dominan, termasuk ketika menghadapi Conor McGregor, Dustin Poirier, dan Justin Gaethje.
Keputusan Khabib untuk pensiun juga berkaitan erat dengan kepergian sang ayah sekaligus pelatihnya, Abdulmanap Nurmagomedov. Khabib memilih menepati janji kepada ibunya untuk tidak melanjutkan karier setelah kehilangan sosok yang sangat penting dalam perjalanan kariernya tersebut.
- tangkapan layar Bleacher Report
Rekor sempurna itulah yang membuat Khabib tetap masuk dalam perdebatan GOAT meski kariernya relatif singkat dibandingkan sejumlah legenda UFC lainnya.
Mantan juara dua divisi UFC, Daniel Cormier, bahkan menilai Khabib sebagai petarung terbaik sepanjang masa. Menurutnya, rekor 29-0 tanpa kekalahan dan tanpa keterlibatan dalam kasus obat peningkat performa menjadi faktor penting yang membedakan Khabib.
Namun, Dana White memiliki pandangan yang sedikit berbeda. Menurutnya, salah satu kelemahan Khabib dalam perdebatan GOAT adalah durasi kariernya yang lebih pendek.
White kemudian membandingkan pencapaian Khabib dengan anak didiknya, Islam Makhachev, yang masih aktif bertarung.
"Jelas dia telah mencapai lebih banyak daripada Khabib karena dia bertarung lebih lama," kata White dilansir dari kanal Youtube TMZ Sports tentang Makhachev.
Meski demikian, White tidak menutup kemungkinan Khabib sebenarnya bisa menjadi GOAT jika memilih bertahan lebih lama di UFC.
"Siapa yang tahu apa yang bisa dicapai Khabib jika dia tetap berada di dunia ini. Dan secara realistis, jika Khabib melakukan apa yang hampir semua orang tahu bisa dilakukan Khabib, dia pasti akan menjadi GOAT (Greatest Of All Time)."
Islam Makhachev Menuju Status GOAT
Sementara itu, Islam Makhachev kini mulai membangun warisannya sendiri. Pemegang rekor 28-1 tersebut akan menghadapi Ian Machado Garry dalam pertahanan pertama gelar kelas welterweight di UFC 330, Sabtu, di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia.




