Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur menyalurkan sebanyak 20 unit mobil barang bak terbuka (pikap) kepada Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk operasional usaha.
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky di Aceh Timur, Sabtu, mengatakan bantuan kendaraan operasional tersebut merupakan bagian dalam mendukung pelaksanaan program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
"Kendaraan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang aktivitas dan pengembangan usaha KDMP di masing-masing wilayah," katanya.
Bupati juga mengingatkan semua pengurus KDMP menjaga dan merawat kendaraan yang diberikan pemerintah. Gunakan sesuai peruntukannya untuk kepentingan operasional koperasi.
"Kami ingatkan agar kendaraan tersebut tidak digunakan di luar peruntukannya karena dapat menimbulkan persoalan di kemudian hari," kata Iskandar Usman Al-Farlaky.
Baca juga: Kades di Aceh bangkitkan ekonomi desa lewat KDMP dan industri kelapa
Selain mobil bak terbuka, kata Iskandar Usman Al-Farlaky, setiap koperasi juga direncanakan mendapatkan kendaraan roda tiga berupa becak untuk kegiatan usaha
"Dengan demikian, satu koperasi nantinya mendapatkan dua unit kendaraan operasional untuk mendukung kegiatan koperasi. Satu unit roda empat dan satu lagi roda tiga," katanya.
Iskandar Usman mengharapkan kendaraan tersebut bukan sekadar fasilitas, tetapi juga untuk pengembangan usaha serta menjadi bagian kegiatan ekonomi produktif masyarakat.
"Kembangkan usaha koperasi yang telah dibantu pemerintah ini untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan memberdayakan masyarakat yang ada di Kabupaten Aceh Timur," kata Iskandar Usman Al-Farlaky.
Baca juga: Telkom edukasi KDMP di Aceh operasional platform DigiKoperasi
Baca juga: Wamenko Pangan dorong sinergi pusat-daerah percepat KDKMP
Baca juga: Wamenkop sebut penempatan manajer Kopdes masih dipersiapkan
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky di Aceh Timur, Sabtu, mengatakan bantuan kendaraan operasional tersebut merupakan bagian dalam mendukung pelaksanaan program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
"Kendaraan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang aktivitas dan pengembangan usaha KDMP di masing-masing wilayah," katanya.
Bupati juga mengingatkan semua pengurus KDMP menjaga dan merawat kendaraan yang diberikan pemerintah. Gunakan sesuai peruntukannya untuk kepentingan operasional koperasi.
"Kami ingatkan agar kendaraan tersebut tidak digunakan di luar peruntukannya karena dapat menimbulkan persoalan di kemudian hari," kata Iskandar Usman Al-Farlaky.
Baca juga: Kades di Aceh bangkitkan ekonomi desa lewat KDMP dan industri kelapa
Selain mobil bak terbuka, kata Iskandar Usman Al-Farlaky, setiap koperasi juga direncanakan mendapatkan kendaraan roda tiga berupa becak untuk kegiatan usaha
"Dengan demikian, satu koperasi nantinya mendapatkan dua unit kendaraan operasional untuk mendukung kegiatan koperasi. Satu unit roda empat dan satu lagi roda tiga," katanya.
Iskandar Usman mengharapkan kendaraan tersebut bukan sekadar fasilitas, tetapi juga untuk pengembangan usaha serta menjadi bagian kegiatan ekonomi produktif masyarakat.
"Kembangkan usaha koperasi yang telah dibantu pemerintah ini untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan memberdayakan masyarakat yang ada di Kabupaten Aceh Timur," kata Iskandar Usman Al-Farlaky.
Baca juga: Telkom edukasi KDMP di Aceh operasional platform DigiKoperasi
Baca juga: Wamenko Pangan dorong sinergi pusat-daerah percepat KDKMP
Baca juga: Wamenkop sebut penempatan manajer Kopdes masih dipersiapkan





