Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pertahanan menyebut rencana pembangunan dua Batalyon Komponen Cadangan (Komcad) per kabupaten/kota akan menyesuaikan dengan pengembangan komponen utamanya.
Kepala Badan Cadangan Nasional Kemenhan Letnan Jenderal (Letjen) TNI Gabriel Lema mengatakan kehadiran komcad merupakan pengganda dan pembesar kekuatan yang dimiliki komponen utama.
"Ini merupakan kolaborasi utuh dan tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain," kata Letjen Gabriel dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu.
Ia menjelaskan pertahanan Indonesia menggunakan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).
Sistem pertahanan semesta tersebut, kata dia, meliputi komponen utama, komponen cadangan, dan komponen pendukung.
Dalam pengembangan komponen utama, yaitu TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU), Gabriel menuturkan terdapat pula wacana satu Batalyon atau satu kota di seluruh Indonesia nanti akan terkawal oleh satu Batalyon Teritorial Pembangunan.
"Kebersamaan dalam konteks komcad ini sebagai memperbesar kekuatan, ini menyesuaikan dan menyelaraskan sehingga komcad, proyeksi ke depannya juga ada di tiap kabupaten atau kota," tuturnya.
Dengan demikian, dirinya menyebut Kemenhan akan secara perlahan tapi pasti melaksanakan pembentukan dua Batalyon Komcad per kabupaten.
Pembangunan itu, menurutnya, akan disesuaikan pula dengan kebutuhan yang ada, skala prioritas, beserta kemampuan.
Wacana pembangunan dua Batalyon Khusus Komcad di seluruh kabupaten di Indonesia sebelumnya diutarakan oleh Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto.
"Harapannya kita di tiap kabupaten itu ada dua Batalyon Komcad ya di 514 kabupaten," kata Donny saat jumpa pers seusai upacara penutupan latihan dasar militer (Latsarmil) Komcad ASN di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/6).
Donny menjelaskan pembangunan Batalyon Komcad itu dilakukan agar personel TNI di daerah mudah mendapatkan bantuan tambahan personel dalam melaksanakan tugas-tugas pertahanan.
Untuk memenuhi kebutuhan itu, Kemenhan tengah gencar membuka pelatihan komcad bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di tingkat pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.
Baca juga: Pemerintah terus berupaya tambah anggota komcad
Baca juga: Mayjen TNI Gabriel Lema terima tugas Pangdam XVIII/Kasuari
Kepala Badan Cadangan Nasional Kemenhan Letnan Jenderal (Letjen) TNI Gabriel Lema mengatakan kehadiran komcad merupakan pengganda dan pembesar kekuatan yang dimiliki komponen utama.
"Ini merupakan kolaborasi utuh dan tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain," kata Letjen Gabriel dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu.
Ia menjelaskan pertahanan Indonesia menggunakan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).
Sistem pertahanan semesta tersebut, kata dia, meliputi komponen utama, komponen cadangan, dan komponen pendukung.
Dalam pengembangan komponen utama, yaitu TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU), Gabriel menuturkan terdapat pula wacana satu Batalyon atau satu kota di seluruh Indonesia nanti akan terkawal oleh satu Batalyon Teritorial Pembangunan.
"Kebersamaan dalam konteks komcad ini sebagai memperbesar kekuatan, ini menyesuaikan dan menyelaraskan sehingga komcad, proyeksi ke depannya juga ada di tiap kabupaten atau kota," tuturnya.
Dengan demikian, dirinya menyebut Kemenhan akan secara perlahan tapi pasti melaksanakan pembentukan dua Batalyon Komcad per kabupaten.
Pembangunan itu, menurutnya, akan disesuaikan pula dengan kebutuhan yang ada, skala prioritas, beserta kemampuan.
Wacana pembangunan dua Batalyon Khusus Komcad di seluruh kabupaten di Indonesia sebelumnya diutarakan oleh Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto.
"Harapannya kita di tiap kabupaten itu ada dua Batalyon Komcad ya di 514 kabupaten," kata Donny saat jumpa pers seusai upacara penutupan latihan dasar militer (Latsarmil) Komcad ASN di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/6).
Donny menjelaskan pembangunan Batalyon Komcad itu dilakukan agar personel TNI di daerah mudah mendapatkan bantuan tambahan personel dalam melaksanakan tugas-tugas pertahanan.
Untuk memenuhi kebutuhan itu, Kemenhan tengah gencar membuka pelatihan komcad bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di tingkat pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.
Baca juga: Pemerintah terus berupaya tambah anggota komcad
Baca juga: Mayjen TNI Gabriel Lema terima tugas Pangdam XVIII/Kasuari





