Jakarta, VIVA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk alias BRI kembali menorehkan prestasi di kancah internasional, dengan meraih dua penghargaan di ajang Asian Banking & Finance Awards 2026 di Singapura.
BRI dinobatkan sebagai Domestic Liquidity Management Bank of the Year dan Domestic Retail Bank of the Year, karena berhasil memperkuat kapabilitas bisnis, mempercepat transformasi digital, serta menghadirkan solusi keuangan yang inovatif bagi nasabah di berbagai segmen.
Corporate Secretary BRI, Dhanny menyampaikan, pengakuan internasional tersebut menjadi motivasi bagi BRI untuk terus menghadirkan layanan perbankan, yang memberikan nilai tambah bagi seluruh segmen nasabah sekaligus memperkuat perannya sebagai mitra finansial terpercaya.
"Penghargaan ini merupakan pengakuan atas upaya BRI dalam membangun layanan perbankan yang semakin relevan dengan kebutuhan nasabah," kata Dhanny dalam keterangannya, Sabtu, 15 Agustus 2026.
- dokumentasi BRI
Dhanny melihat bahwa pengelolaan aset BRI saat ini tidak hanya berfokus pada penciptaan nilai, tapi juga pada bagaimana nilai tersebut dapat dijaga dan diteruskan lintas generasi.
"Karena itu, kami terus memperkuat peran BRI sebagai mitra terpercaya bagi nasabah dalam setiap tahap perjalanan finansialnya," ujarnya.
Penghargaan Domestic Liquidity Management Bank of The Year diberikan, atas kemampuan BRI menghadirkan solusi pengelolaan likuiditas yang terintegrasi bagi nasabah korporasi dan institusi.
Melalui berbagai solusi treasury dan cash management, BRI membantu nasabah mengoptimalkan pengelolaan arus kas, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung pengambilan keputusan melalui layanan transaksi dan pengelolaan likuiditas terintegrasi.
Salah satu pendorong utama pencapaian tersebut adalah QLola by BRI, platform integrated corporate solution yang mengintegrasikan layanan cash management, trade finance, supply chain, foreign exchange, hingga investment services dalam satu ekosistem digital.
"Kehadiran platform ini memungkinkan nasabah korporasi mengelola transaksi dan likuiditas secara lebih efisien, aman, dan real-time melalui satu akses terpadu," ujarnya.
Tercatat, hingga Juni 2026, jumlah pengguna QLola by BRI mencapai lebih dari 384 ribu user atau tumbuh 49 persen secara tahunan (yoy). Sejalan dengan peningkatan adopsi tersebut, volume transaksi yang diproses melalui platform mencapai Rp 6.857 triliun atau tumbuh 35 persen (yoy).





