JAKARTA, KOMPASTV - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membahas sejumlah isu dalam keterangannya kepada awak media, Sabtu (15/8/2026).
Terkait gempa M7,7 yang mengguncang NTT, Prasetyo menyampaikan pemerintah saat ini memprioritaskan langkah mitigasi dan penyelamatan warga.
"Yang paling penting adalah segera mitigasi, penyelamatan. Kalau ada korban segera tertangani dan langsung dipikirkan untuk penanganan apabila misalnya warga masyarakat terdampak, rumahnya mungkin tidak dapat lagi ditempati," tegas Prasetyo. (timecode 2:04)
Dalam kesempatan itu, Prasetyo juga memaparkan kesiapan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026.
Ia menyebut seluruh unsur telah menjalani geladi bersih.
"Insyaallah 99 persen, yang satu persen kita semua serahkan kepada Yang Di Atas. Tapi insyaallah, bismillah," kata Prasetyo saat ditanya mengenai persiapan upacara. (timecode16:03)
Terkait kehadiran para mantan presiden dan wakil presiden, Prasetyo memastikan undangan telah disampaikan kepada seluruh pihak.
"Salah satunya kemarin yang sudah kami sampaikan adalah Pak SBY, yang kebetulan jadwalnya beliau harus cek kesehatan itu bertabrakan dengan peringatan 17 Agustus," ujarnya. (timecode 17:24)
Prasetyo juga menjelaskan alasan Presiden Prabowo menghadirkan sejumlah penerima manfaat program pemerintah dalam pidato kenegaraan.
"Yang paling penting sesungguhnya kemarin substantifnya adalah Bapak Presiden ingin mengucapkan terima kasih kepada jajaran-jajaran di bidang-bidang yang dianggap sudah berhasil," katanya.
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Vila
#mensesneg #istana #gempa #gempantt #bmkg
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- gempa ntt
- 17 agustus
- istana
- mensesneg
- pidato presiden





