Peluang Pajak Baru di 2027, Purbaya: Kalau Ekonomi Tumbuh 6%

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan peluang pengenaan pajak baru pada tahun anggaran 2027 terbuka bila pertumbuhan ekonomi nasional mencetak level enam persen secara berturut-turut. 

Purbaya menyebut akan memantau perkembangan kinerja ekonomi dalam beberapa kuartal ke depan. Bila perekonomian tumbuh sebesar enam persen pada akhir tahun 2026 serta kuartal I-2027, Purbaya baru membuka kemungkinan memungut pajak baru.

“Kalau baru satu kuartal, belum mungkin. Tapi, ruang untuk itu jadi terbuka lebar. Nanti kami lihat bagaimana kondisi daya beli masyarakat sebetulnya. Misalnya, kalau akhir tahun ini bisa enam persen, lalu kuartal I-2027 bisa enam persen lagi, atau lebih, mungkin kita akan mengenakan pajak yang baru,” jelas Purbaya dikutip dari Antara, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Strategi itu disiapkan untuk mengejar target penerimaan pajak pada tahun depan.

Baca Juga :

Pemerintah Anggarkan Transfer ke Daerah Rp735 Triliun dalam RAPBN 2027

(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)

Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027, pemerintah menargetkan penerimaan pajak sebesar Rp2.591,4 triliun, tumbuh 12,1 persen dari proyeksi APBN 2026 sebesar Rp2.310,8 triliun.

Penerimaan pajak menjadi salah satu target pemerintah untuk meningkatkan pendapatan negara, yang ditetapkan sebesar Rp3.426 triliun atau tumbuh 6,8 persen dari proyeksi APBN 2026 sebesar Rp3.208,1 triliun.

Dalam paparan Menkeu, upaya peningkatan pendapatan pada tahun depan akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tinggi. Strategi dorong pendapatan negara Terdapat tiga strategi yang bakal diterapkan untuk mendorong pendapatan negara. Pertama, optimalisasi pendapatan negara melalui penguatan perpajakan dan penerimaan sumber daya alam (SDA).

Kedua, penguatan pendekatan hukum dan insentif fiskal untuk untuk mendukung investasi. Ketiga, penyesuaian kebijakan pendapatan negara terhadap ekonomi digital dan perpajakan global.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dinilai Sukses Buat Hyundai Hillstate dan V League Makin Terkenal di Indonesia, Begini Tanggapan Megawati Hangestri
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Kebakaran Rumah Warga di Bogor, Ibu Meninggal Saat Berupaya Selamatkan Anak | BERUT
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Partai NasDem Salurkan Bantuan Air Minum untuk Korban Gempa NTT
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tsunami Juga Terdeteksi di Baubau dan Bulukumba Usai Gempa M 7 NTT
• 20 jam laludetik.com
thumb
IHSG Sepekan Naik 0,12%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp 11.243 T
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.