Depok: Ruang yang sebelumnya menjadi tempat berkumpul warga di RW 03, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, kini dimanfaatkan sebagai tempat belajar dan mengembangkan kreativitas. Menjelang HUT ke-81 Republik Indonesia, ruang tersebut menjadi bagian dari kegiatan Kampung Pancasila yang mendorong generasi muda lebih aktif dan produktif.
Kampung Pancasila tidak hanya menjadi ruang untuk mengenalkan nilai kebangsaan, tetapi juga diarahkan sebagai tempat anak muda mengembangkan potensi melalui kegiatan yang memiliki nilai sosial dan ekonomi.
Baca Juga :
Polri Buka Ruang Kreasi Inklusif bagi DisabilitasKegiatan Kampung Pancasila juga menyasar anak-anak melalui lingkungan pendidikan. Personel Korem 051 Wijayakarta turut mendampingi kegiatan di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan pendekatan yang disesuaikan dengan usia anak.
"Untuk di lingkungan PAUD, personel Korem 051 Wijayakarta turut menjadi guru pendamping," jelasnya.
Kegiatan Kampung Pancasila di Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat,mendorong generasi muda lebih aktif dan produktif. Dokumentasi/ istimewa.
Nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan diperkenalkan melalui kegiatan yang menyenangkan. Anak-anak diajak mengenal kisah perjuangan para pahlawan, kemudian menuangkannya melalui aktivitas menggambar.
Sementara di posyandu, edukasi mengenai nilai-nilai kebaikan dan kebersamaan juga diberikan kepada para ibu. Pendekatan tersebut diharapkan membuat pengenalan nilai kebangsaan lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Ruang Kreatif untuk Anak Muda
Tidak hanya menyasar pendidikan karakter, Kampung Pancasila juga memberikan ruang bagi generasi muda untuk belajar mengenai kegiatan produktif.
Ruang terbuka yang sebelumnya lebih banyak digunakan sebagai tempat nongkrong atau transit bersama warga kini dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas. Di tempat tersebut, anak muda dapat belajar mengenai budidaya magot, peternakan ikan, hingga pengelolaan bank sampah.
"Di tempat ini, mereka dapat berinteraksi, belajar, sekaligus mengembangkan potensi kewirausahaan. Mulai dari budidaya magot, kolam peternakan ikan, hingga bank sampah. Dari pengelolaan sampah, budidaya magot, hingga peternakan ikan, generasi muda diperkenalkan pada kegiatan yang memiliki potensi ekonomi," jelas Awan.
Personel Korem 051 Wijayakarta maupun Koramil 01, yang juga Babinsa Kelurahan Depok Jaya, Sertu Awan Juliansyah. Dokumentasi/ istimewa.
Menurutnya aktivitas tersebut sekaligus memberikan alternatif kegiatan yang positif bagi anak muda di lingkungan tempat tinggalnya. "Sehingga tidak mudah terjerumus dalam tawuran, penyalahgunaan narkoba, maupun berbagai perilaku negatif lainnya," imbuhnya. Warga Melihat Manfaat Kampung Pancasila
Kehadiran Kampung Pancasila mendapat respons positif dari warga. Bagus Fajar menilai ruang kreatif yang dibangun di lingkungan masyarakat dapat menjadi sarana alternatif untuk membentuk karakter generasi muda.
Menurutnya, pendidikan nilai kebangsaan tidak selalu harus dilakukan melalui pendekatan formal. Lingkungan sekitar justru dapat menjadi ruang pembelajaran yang dekat dengan keseharian anak muda.
"Ruang kreatif yang dekat dengan kehidupan anak muda, dapat menjadi sarana menanamkan nilai kebangsaan, sekaligus membangun kemandirian dan jiwa kewirausahaan," ujarnya.
Kampung Pancasila pun diharapkan dapat terus berkembang sebagai ruang bersama bagi warga untuk belajar, berkegiatan, dan mengembangkan potensi lokal.
"Dari lingkungan kecil, nilai-nilai Pancasila ditanamkan, untuk menyiapkan generasi muda yang tangguh dan berkarakter, menuju Indonesia Emas 2045," ujar Bagus.




