Cucun Resmikan CCTV Soljer Cekas, Berharap Kriminalitas di Kabupaten Bandung Berkurang

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meresmikan Command Center CCTV “Mata Digital” Soljer Cekas di Mapolsek Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Sabtu (15/8).

CCTV tersebut dipasang di 17 titik yang tersebar di tujuh desa di wilayah hukum Polsek Solokanjeruk.

BACA JUGA: Cucun Ahmad Syamsurijal Punya Cara Khusus Tanamkan Nasionalisme ke Generasi Alpha

Cucun berharap keberadaan CCTV tersebut dapat membantu aparat memantau kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat serta mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan keamanan.

“Saya berharap di Kabupaten Bandung betul-betul zero kriminal. Tidak satupun orang berani melakukan tindak kriminalitas di wilayah hukum Polresta Bandung karena semua terpantau oleh CCTV,” kata Cucun.

BACA JUGA: Hadiri Haul di Ponpes Al-Husaeni, Cucun Dorong Santri Kuasai Wirausaha dan Literasi Digital

Politikus PKB itu juga berharap seluruh Polsek di wilayah hukum Polresta Bandung memiliki sistem pemantauan CCTV atau command center.

Menurut dia, pemanfaatan teknologi informasi menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan pengawasan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

BACA JUGA: Wakil Ketua DPR RI Cucun Apresiasi Desa Tarumajaya Raih Paritrana Award

“Ini merupakan langkah strategis pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan pengawasan di lapangan. Memberikan rasa aman dan kepastian hukum kepada masyarakat maupun para pelaku usaha menjadi skala prioritas,” ujarnya.

Cucun menilai keamanan dan kepastian hukum juga menjadi faktor penting dalam menarik investor untuk membuka usaha di Kabupaten Bandung.

“Supaya investor-investor mau datang dan membuka usaha di Kabupaten Bandung, apabila kepastian hukumnya ada,” katanya.

Dia mengatakan pemasangan CCTV perlu didukung sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, pelaku usaha, dan masyarakat.

Menurut Cucun, pertumbuhan penduduk yang tidak diimbangi ketersediaan lapangan kerja dapat meningkatkan angka pengangguran yang berpotensi berdampak terhadap kriminalitas.

“Teknologi informasi ini bisa melakukan pengawasan, respons cepat. Kita ingin terwujud sinergitas antara pelaku usaha dengan pemerintah setempat, khususnya dalam pemasangan CCTV untuk respons cepat dan meminimalisir tindak kriminalitas yang terjadi di masyarakat,” tuturnya.

Cucun menyebut CCTV tersebut sebagai mata digital yang dapat membantu aparat memantau aktivitas di wilayah hukum Polsek Solokanjeruk.

“Tidak ada ruang gerak apapun bagi orang-orang yang melakukan tindak kriminalitas. Mereka tidak bisa bebas karena terpantau oleh mata digital yang dimiliki di polsek-polsek Polresta Bandung,” tegasnya.

Dia juga menyatakan siap mengawal penerapan CCTV di setiap Polsek yang berada di wilayah hukum Polresta Bandung.

“Keamanan dan ketertiban adalah suatu keniscayaan yang harus diwujudkan. Bagaimana rasa aman, rasa tenang, rasa nyaman di negara kita yang besar ini, masing-masing memiliki andil baik anggota Polri maupun TNI,” katanya.

Cucun yang menyebut dirinya masih berada di Komisi III DPR RI mengatakan fungsi pengawasan akan terus dilakukan terhadap kinerja aparat di wilayah hukum Polresta Bandung.

“Saya masih di Komisi III, fungsi pengawasan saya akan terus berjalan melihat kinerja bapak-bapak di wilayah hukum Polresta Bandung untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum yang bapak-bapak bina,” ujarnya.

Dia mengatakan masyarakat membutuhkan jaminan keamanan ketika beraktivitas, termasuk saat berangkat bekerja dan bersekolah.

“CCTV Soljer Cekas ini bukan semata-mata program Pak Kapolsek Soljer dan Pak Camat saja, tapi ini betul-betul hadir untuk mewujudkan rasa aman bagi masyarakat, terutama anak-anak kita saat berangkat sekolah,” ucap Cucun.

Cucun menambahkan dirinya siap mendukung dari sisi legislasi maupun anggaran agar Polri memiliki sarana dan prasarana yang memadai.

Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono melalui Kapolsek Solokanjeruk Iptu Fathan mengatakan pemasangan CCTV Soljer Cekas bermula dari keresahan masyarakat terkait kriminalitas dan gangguan lalu lintas.

“Kami Forkopimcam mencoba mencari solusinya, di antaranya ada anggaran pemasangan CCTV untuk lingkungan aman. Kami komunikasikan lagi dengan Ketua APDESI dan kepala desa se-Kecamatan Solokanjeruk untuk mencari solusi terkait pemasangan CCTV,” kata Fathan.

Dia mengatakan personel kepolisian tidak dapat melakukan pengawasan selama 24 jam di seluruh wilayah.

Karena itu, pemasangan CCTV dinilai menjadi salah satu solusi untuk membantu aparat memantau situasi dan kondisi masyarakat.

Fathan menjelaskan Soljer Cekas merupakan singkatan dari Cepat, Akurat, dan Siap.

“Cepat dalam mengambil keputusan dan penanganan lainnya. Akurat, memberikan informasi dan bukti yang ada apabila terjadi tindak pidana, kejadian lalu lintas dan lainnya, sesuai dengan data akurat yang ada dan disampaikan,” jelasnya.

Sementara unsur “Siap”, kata Fathan, berarti kesiapan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.

Dia juga mengajak pelaku usaha dan tokoh masyarakat yang memiliki CCTV untuk mengintegrasikan perangkat mereka dengan Command Center CCTV Polsek Solokanjeruk.

Dengan integrasi tersebut, pemantauan wilayah diharapkan dapat dilakukan secara lebih mudah melalui Command Center Soljer Cekas.

Peresmian tersebut turut dihadiri Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, Wakapolresta Bandung AKBP Putu Hendra Binangkari, Anggota DPRD Jawa Barat Humaira Zahrotun Noor, Anggota DPRD Kabupaten Bandung H. Dudi Mustopa, Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung H. Teguh Purwayadi, serta jajaran Polresta Bandung dan sejumlah kapolsek. (kkp/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Geledah Rumah Febrie Adriansyah, Kejagung Temukan Bukti Baru TPPU


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Kenny Kurnia Putra


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hadiri Paripurna DPRD, Wali Kota & Wakil Wali Kota Medan Simak Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
• 15 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Gempa M 7,7 NTT, Pakar Geologi UGM Soroti Sesar Naik Busur Belakang Flores | KOMPAS PETANG
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Gunung Dukono Meletus, Muntahkan Kolom Abu Setinggi 1,5 Km ke Langit
• 11 jam lalurctiplus.com
thumb
Gempa M6,4 di Simalungun Sumut, BMKG: Berpusat di Darat Akibat Subduksi Lempeng
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
Prof Aslinda Ajak Mahasiswa Baru UNM Pahami dan Patuhi Regulasi Akademik
• 11 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.