Tukang Bangunan Tewas Tersengat Listrik di Atas Plafon Rumah di Bantul

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Seorang pekerja, Sugiarto (63 tahun), ditemukan meninggal dunia di atas plafon sebuah rumah di Dusun Nitipuran, Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Jumat (14/8/2026) sore. Korban diduga meninggal setelah tersengat aliran listrik saat sedang bekerja.

"Benar telah terjadi peristiwa seorang pekerja meninggal dunia di atas plafon rumah milik warga di Kasihan, Bantul. Korban terindikasi tersengat aliran listrik saat melakukan pekerjaan," ujar Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto saat dikonfirmasi, Sabtu (15/8).

Baca Juga
  • 1.000 Orang Bentangkan Bendera Merah Putih Sepanjang 481 Meter dari Tugu Yogya Hingga Titik 0 KM
  • Alpera Yogyakarta Gugat Empat Cita-cita Kemerdekaan
  • Semarak 17-an, Warga Demakan Lama Yogyakarta Tampilkan Kostum Unik dalam Lomba Gerak Jalan
Rita mengatakan, keberadaan korban awalnya tidak diketahui rekan-rekan kerjanya. Saat jam kerja berakhir sekitar pukul 16.00 WIB, para pekerja bersiap pulang. Namun, salah satu rekan korban, Wakimin, melihat sepeda motor Sugiarto masih berada di halaman rumah.

Kecurigaan itu membuat Wakimin mencari keberadaan korban. Sekitar pukul 17.30 WIB, ia menanyakan kepada rekan kerja lainnya, Agung Waluyo yang kemudian menyampaikan Sugiarto berada di area plafon rumah.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Wakimin lalu menaiki tangga bambu untuk mengecek kondisi korban. Ia sempat memanggil Sugiarto beberapa kali, tetapi tidak mendapat respons. Saat didekati, korban terlihat sudah tidak bergerak.

"Saksi kemudian memanjat tangga bambu untuk mengecek ke atas plafon. Saksi sempat memanggil nama korban berulang kali tetapi tidak ada respons. Ketika didekati, terlihat bagian perut korban sudah tidak bergerak," ujarnya.

Wakimin kemudian meminta bantuan Agung. Dengan membawa senter, Agung ikut naik ke atas plafon dan memastikan korban dalam kondisi tidak bergerak. Keduanya kemudian turun dan melaporkan kejadian tersebut kepada mandor proyek.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Transformasi BUMN Dinilai Dongkrak Nilai Aset Negara dan Perkuat Daya Saing
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Nessy Kalviya Menuju Senayan, Bawa Aspirasi Lampung Bersama NasDem
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
DPRD Jateng Dorong Revolusi Lahan untuk Perkuat Ketahanan Pangan
• 18 jam laludetik.com
thumb
Sudah Tinggalkan Milan, Fabrizio Romano Sebut Nasib Nkunku Bersama Rossoneri Masih Abu-abu
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
[FULL] Gempa NTT M 7,7, Warga Nagekeo Ceritakan Kondisi Langsung dari Lokasi Kejadian | KOMPAS MALAM
• 5 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.