Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di Sekolah Dasar (SD). 

Namun, kebijakan tersebut baru diterapkan untuk kelas 3 sampai 6 SD. Sedangkan, untuk kelas 1 dan 2 mata pelajaran bahasa Inggris tidak wajib dipelajari.

“Kalau yang bahasa Inggris kan memang nanti tahun 2027 bahasa Inggris sudah menjadi mata pelajaran wajib mulai kelas tiga SD,” ungkap Mu’ti dikutip Sabtu (15/8/2026).

Mu’ti menjelaskan mata pelajaran bahasa Inggris sudah wajib dipelajari untuk siswa di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.

“Bahasa Inggris yang wajib itu nanti, kalau yang SMP dan SLTA kan sudah, bahkan menjadi mata ujian. Tapi kalau yang SD kan selama ini masih pilihan,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan soal pentingnya mempelajari bahasa asing sejak Sekolah Dasar (SD).

Menurutnya, anak-anak Indonesia harus mulai menguasai bahasa asing sejak duduk di bangku kelas 1 SD.

Prabowo menyebut sekolah-sekolah dapat menyediakan mata pelajaran bahasa asing yang banyak digunakan dia dunia.

“Bahasa asing mutlak harus kita kuasai, kita akan mulai bahasa asing untuk anak-anak kita mulai dari SD. SD kelas 1 mereka harus mulai bahasa asing,” kata Prabowo saat pidato di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026).

“Bahasa-bahasa yang paling penting, bahasa Inggris, bahasa Mandarin, bahasa Arab, bahasa Jepang, Korea, bahasa Spanyol, bahasa Prancis,” lanjutnya.

Selain itu, Prabowo juga menyebut bahwa bahasa Rusia penting untuk dipelajari karena negara tersebut kuat di bidang sains dan teknologi.

Dia menjelaskan pelajaran bahasa asing harus mulai diajarkan dari SD lantaran anak-anak yang berusia di bawah 12 tahun lebih cepat menangkap pembelajaran.

Menurutnya, menguasai bahasa asing dapat menjadi bekal untuk masa depan, sehingga mereka dapat dengan mudah diterima di perusahaan manapun.

“Anak-anak kita harus punya akses terhadap pendidikan terbaik agar mereka nanti kalau masuk, kalau sudah mencari lapangan kerja, mereka punya kemampuan lebih mereka bisa diterima kemana-mana, mereka bisa kerja dengan pihak manapun,” kata Prabowo. (saa/nsi)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bendera Pertama Negara yang Dirancang oleh Perempuan
• 14 jam lalubeautynesia.id
thumb
Andi Iwan Aras Minta Proyek Pengendalian Banjir Walanae-Cenranae Wajo Rp14,9 Miliar Diawasi Ketat
• 25 menit laluharianfajar
thumb
Rekayasa Lalin di Monas-Sudirman Saat HUT ke-81 RI Disiapkan, Ini Jalur Alternatifnya
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Bamsoet Dukung Pengngembangan UMKM Lewat Golf Tournament & UMKM Exhibition
• 18 jam laludetik.com
thumb
Kemensos Kerahkan Petugas dan Mobilisasi Bantuan Rp4,518 Miliar untuk Tangani Gempa M 7,7 di NTT
• 5 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.