Pos Lantas di Surabaya Diduga Dilempar Molotov oleh OTK, Pintu Pos Menghitam

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pos Polisi Lalu Lintas A. Yani Margorejo di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Ketintang, Kecamatan Gayungan, Surabaya, diduga di bom molotov, Sabtu (15/8) malam. Pos tersebut tepat berada di pertigaan pintu palang kereta api Jalan Ahmad Yani dan Jalan Margorejo.

Pantauan kumparan pos polisi itu nampak terdapat bercak berwarna hitam di bagian pintu. Selain itu, bercak hitam tersebut juga terlihat di lantai ubin tepat di bawah pintu pos polisi tersebut.

Saat ini, puluhan Brimob berseragam hitam serta petugas kepolisian berpakaian bebas berada di lokasi kejadian. Belum ada garis polisi yang terpasang di sekitar area pos.

Petugas palang pintu Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Yudi, mengatakan bahwa pos lantas tersebut diduga dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal sekitar pukul 19.30 WIB.

Ia menyampaikan, aksi pelemparan itu diduga dilakukan oleh satu orang dengan mengendarai sepeda motor.

"Satu, satu orang (yang melakukan pelemparan)," kata Yudi saat ditemui di lokasi, Sabtu (15/8).

Yudi menceritakan, pelaku datang ke pos lantas tersebut kemudian sempat menghentikan kendaraannya di area bawah tenda pos lantas tanpa turun dari sepeda motor.

Pelaku lalu menyalakan api dari atas kendaraannya sebelum melempar material yang diduga bom molotov tersebut.

"Enggak turun dari motor. Berhenti, jadi nyalain apinya posisi di atasnya motor," ucapnya.

Terkait ciri-ciri fisik pelaku, Yudi mengaku tidak melihat wajahnya secara jelas karena posisi pelaku menghadap ke arah barat. Namun, ia sempat melihat ciri-ciri pakaian dan helm yang digunakan oleh pelaku saat kejadian.

"Kalau dari sini kelihatannya (baju) gelap, enggak berwarna. Helm tadi kalau saya lihat sepintas biru muda polos, enggak tahu mereknya," ujar dia.

Sementara untuk kendaraan yang digunakan, Yudi menduga pelaku mengendarai sepeda motor bebek.

Yudi memperkirakan, peristiwa pelemparan itu berlangsung sekitar dua hingga tiga menit dan tidak menimbulkan suara ledakan yang keras.

Ia hanya mendengar bunyi benturan material kaca yang pecah di lokasi kejadian.

"Nggak ada suara ledakan, cuma suara kayak kaca pecah gitu aja. Kalau dari lihatnya sih botol, soalnya kan kelihatan kaca pecah tadi. Jelas-jelas dia nyalain api terus melempar," ungkapnya.

Usai melancarkan aksinya, pelaku langsung meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Api yang timbul akibat dugaan lemparan botol tersebut diperkirakan berketinggian sekitar satu meter dan tidak sempat membesar.

"Apinya enggak gede, enggak sampai tinggi, cuma satu meteran. Terus ada pengendara lain, ibu-ibu, langsung memadamkan api. Jadi enggak sampai satu dua menit apinya sudah padam," katanya.

Yudi mengatakan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden pelemparan ini. Pos lalu lintas tersebut berada dalam kondisi kosong saat peristiwa terjadi.

"Nggak ada korban, kosong. Posisi pos lagi kosong," kata dia.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pengecekan terkait aksi dugaan pelemparan bom molotov itu.

"Terkait informasi tersebut, saya juga masih melakukan pengecekan dan konfirmasi kepada jajaran untuk memastikan kebenarannya. Untuk informasi awal terkait kejadian di wilayah Surabaya, rekan-rekan juga dapat mengonfirmasi langsung ke Humas Polrestabes Surabaya. Apabila nanti sudah ada informasi yang terverifikasi, tentu akan saya sampaikan lebih lanjut," kata Jules.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pelni Pastikan Kapal Tetap Beroperasi di Maumere setelah Gempa NTT
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Gempa Flores Magnitudo 7,7, Ini Kesaksian Warga yang Mengungsi
• 20 jam lalukompas.id
thumb
Badan Geologi Temukan Indikasi Likuefaksi di Nagekeo Setelah Gempa Magnitudo 7,7
• 10 jam lalukompas.id
thumb
Djed Spence Resmi Gabung Inter Milan, Kontrak hingga 2031
• 1 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bermimpi sejak SD, Siswa Yatim Piatu Asal Papua Pegunungan Jadi Paskibraka Nasional
• 11 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.