Kemenhan Pastikan Bentuk Dua Batalyon Komcad di Setiap Kabupaten/Kota

republika.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyampaikan, rencana pembentukan dua Batalyon Komponen Cadangan (Yon Komcad) setiap kabupaten/kota akan menyesuaikan dengan pengembangan komponen utamanya. Yon Komcad bertugas sebagai pengganda kekuatan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) yang bakal berdiri di setiap kabupaten/kota.

Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kemenhan Letjen Gabriel Lema menegaskan, komcad merupakan unsur pengganda dan pembesar kekuatan yang dimiliki komponen utama. "Ini merupakan kolaborasi utuh dan tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain," kata Gabriel saat ditemui Republika di Lapangan Brigif Halim, Jakarta Timur, Sabtu (15/8/2026).

Baca Juga
  • Menhan RI Bertemu Wamen Perang AS Bahas Latihan Gabungan Pasukan Khusus
  • Kemenhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi
  • Menhan dan Wapang TNI Jadi Warga Kehormatan Korps Marinir

Menurut Gabriel, personel komcad mendapatkan latihan dasar kemiliteran (latsarmil) sebagai pendukung Yon TP di setiap kabupaten/kota. Karena itu, pengembangan komcad dilakuikan seirama dengan komponen utama, yaitu Yon TP yang berdiri di setiap kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

"Kita tahu, konsep dalam pengembangan komponen utama, yaitu TNI darat, laut, dan udara, satu di seluruh kota/kabupaten, nanti akan terkawal satu Batalyon Teritorial Pembangunan. Kebersamaan dalam konteks komcad ini perbesar kekuatan, ini menyesuaikan dan menyelaraskan," kata Gabriel.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dia mengungkapkan, Kemenhan secara pelan, tapi pasti bakal membentuk dua Yon Komcad mengiringi Yon TP di seluruh wilayah Indonesia. Gabriel menyebut, Bacadnas tidak menargetkan waktu tertentu dalam pembentukan Yon Komcad, karena mengikuti progres pembangunan Yon TP.

"Itu ada program yang kita siapkan. Kapan akan terwujud? Dengan kondisi yang ada, dengan kebutuhan yang ada, program proses ini seperti sekarang kita terus melakukan langkah-langkah pembentukan, kita berharap cepat, tapi kita menyesuaikan dengan pengembangan komponen utama," kata mantan Pangdam Kasuari tersebut

Gabriel melanjutkan, pertahanan Indonesia menggunakan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Sistem pertahanan semesta tersebut, kata dia, meliputi komponen utama, komcad, dan komponen pendukung.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gempa NTT: 38 Orang Meninggal, Lima Bandara dan Dua Pelabuhan Terdampak
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Gempa M 2,2 Terjadi di Buleleng Bali
• 16 jam laludetik.com
thumb
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 16 Agustus
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dilema Laksamana Maeda di Malam 17 Agustus
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
DPRD Bandung Targetkan Perda BPR Syariah Rampung, Upaya Dongkrak PAD
• 22 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.