Uni Eropa siap kerahkan sistem satelit bantu RI tangani gempa NTT

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Moskow (ANTARA) - Uni Eropa (EU) siap membantu RI dalam operasi pencarian dan penyelamatan korban gempa di Indonesia melalui pengerahan sistem satelit Copernicus, kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.

"Dari solidaritas menjadi tindakan, Eropa senantiasa siap mengerahkan Copernicus, mata kami di langit, untuk mendukung upaya pencarian dan penyelamatan. Indonesia, kami berdiri bersamamu," kata Von der Leyen melalui media sosial X, Sabtu.

Gempa besar bermagnitudo 7,7 mengguncang pesisir timur Indonesia pada Jumat malam (14/8).

Menurut dinas penyelamatan, setidaknya 20 orang tewas akibat gempa bumi. Sementara itu, puluhan lainnya terluka dan operasi penyelamatan masih berlanjut untuk mengevakuasi korban yang tertimbun reruntuhan.

Tsunami kecil dengan ketinggian di bawah 1 meter tercatat terjadi setelah gempa. Otoritas setempat juga sempat menerbitkan peringatan tsunami, meski kemudian dicabut.

Longsor, kerusakan infrastruktur, dan gangguan komunikasi akibat gempa dilaporkan membuat proses penyelamatan korban semakin rumit.

Sementara itu, Copernicus merupakan sistem observasi Bumi milik Uni Eropa. Dalam situasi kedaruratan, data satelit tersebut dapat digunakan untuk pemetaan cepat titik-titik terdampak serta mendukung operasi penyelamatan.

Sumber: Sputnik

Baca juga: Badan Geologi: Ada bahaya turutan likuefaksi dari gempa NTT


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jumlah Korban Tewas Gempa Flores Bertambah Jadi 47 Orang, Ratusan Rumah Rusak
• 12 jam lalukompas.id
thumb
Bayar Tiket Trans Jateng Pakai QRIS Dapat Diskon 81 Persen
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Respon Lisa Mariana Usai Namanya Dituding Terima Aliran Uang Bank BJB
• 20 jam lalucumicumi.com
thumb
Presiden RI: Tak ada investasi lebih berharga dari masa depan anak
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Gelombang Panas! Suhu Jerman Capai 38 Derajat Celsius, Sungai Rhein Mulai Menurun | KOMPAS MALAM
• 8 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.