Ringkasan Berita
- Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengikuti Rapat Paripurna DPRD dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden.
- Mbak Wali mengajak masyarakat menjaga persatuan, bergotong royong, dan tidak mudah terprovokasi hoaks.
- Pemkot Kediri terus berkolaborasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menjaga kerukunan serta kondusivitas daerah.
- DPRD Kota Kediri mendorong pembangunan yang berkeadilan melalui kolaborasi lintas elemen dan penguatan pelayanan publik.
Kediri (beritajatim.com) – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengajak masyarakat menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan tidak mudah terprovokasi isu maupun hoaks yang berpotensi memecah belah masyarakat. Pesan tersebut disampaikan usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kota Kediri dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia, Jumat (14/8/2026).
Rapat paripurna berlangsung di Ruang Soekarno Hatta BKPSDM Kota Kediri. Momentum tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan sekaligus ruang untuk merefleksikan perjalanan bangsa dan memperkuat komitmen membangun daerah secara bersama-sama.
Usai mengikuti pidato kenegaraan, Vinanda mengatakan pembangunan tidak dapat berjalan optimal tanpa kekompakan dan sinergi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, ia mengajak warga Kota Kediri menjaga kebersamaan sekaligus menyaring informasi yang beredar di tengah masyarakat.
“Tadi sudah disampaikan oleh Pak Presiden bahwa kita harus senantiasa bersinergi dan berkolaborasi karena tidak mungkin pembangunan bisa berhasil apabila masyarakatnya tidak kompak. Saya juga ingin menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Kediri untuk mari kita sama-sama gotong royong, bersinergi, jangan mudah terprovokasi terhadap isu-isu hoaks, yang seringkali memecah belah kita,” tuturnya.
Menurut Mbak Wali, menjaga kerukunan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Pemerintah Kota Kediri terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan tokoh agama serta tokoh masyarakat untuk menjaga kondusivitas kehidupan sosial di Kota Kediri.
Ia menyebut komitmen tersebut sebelumnya telah dibangun melalui pertemuan dan diskusi bersama berbagai tokoh masyarakat. Forum tersebut menjadi salah satu upaya menyatukan pandangan dan memperkuat kesadaran bersama untuk menjaga Kota Kediri tetap aman dan rukun.
“Yang pertama, kemarin kita kan sudah berkumpul, sudah diskusi bersama seluruh tokoh masyarakat Kota Kediri. Tentunya kita punya komitmen yang sama untuk sama-sama menjaga Kota Kediri dan kita juga terus berkolaborasi dan bersinergi untuk sama-sama menjaga kerukunan yang ada di Kota Kediri,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Kediri Firdaus mengatakan Pidato Kenegaraan Presiden menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan bangsa, capaian pembangunan, sekaligus arah Indonesia ke depan.
Dalam peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, kemerdekaan dinilai harus terus dimaknai sebagai amanah untuk membangun bangsa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Firdaus, semangat tersebut perlu diterjemahkan dalam pembangunan daerah melalui kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. DPRD Kota Kediri juga berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai unsur masyarakat.
Kolaborasi tersebut mencakup pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat, pemuda, hingga seluruh elemen masyarakat. Pembangunan, kata Firdaus, tidak cukup hanya berorientasi pada ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga harus menjawab kebutuhan masyarakat dalam bidang pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, perlindungan sosial, serta pelayanan publik.
Pelayanan publik juga didorong agar semakin mudah, cepat, transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Dengan demikian, pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat.
“Di peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat gotong royong dan mengawasi kebijakan pemerintah. Untuk bersama-sama membangun Kota Kediri yang semakin maju, sejahtera, berdaya saing dan berkeadilan. Dengan semangat kemerdekaan, mari kita terus bergerak bersama untuk Indonesia semakin maju dan Kota Kediri semakin sejahtera melalui kerja nyata, inovasi, menata perekonomian yang merata, menjalin gotong royong sekaligus mencerdaskan masyarakat,” pungkasnya.
Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Kediri Firdaus, Komandan Batalyon Infanteri 521/Dadaha Yodha Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Ketua TP PKK Kota Kediri Faiqoh Azizah Muhammad, Kasdim 0809 Kediri Mayor Inf Yuliadi Purnomo, serta Dansubdenpom V/2-2 Kediri Kapten Cpm Purwantoro.
Kemudian, Danki I Batalyon C Brimob Kediri AKP Joko Widodo, Deputi Perwakilan Bank Indonesia Kediri Deasi Surya Andarina, Kepala OJK Ismirani Saputri, Kepala Kemenag Kota Kediri A. Zamroni, Kepala Kemenhaj Kota Kediri Basyarudin, serta Kepala BPS Kota Kediri Emil Wahyudiono.
Selanjutnya, Kepala BNN Kota Kediri Yudha Wirawan, Ketua Pengadilan Agama Kota Kediri, Karumkit Bhayangkara Kediri Kombes Pol Elyani, Ketua Kadin Kota Kediri Novianti Handayani, Pj Sekretaris Daerah Kota Kediri Endang Kartika Sari, asisten, staf ahli, kepala OPD, perwakilan Forkopimda Kota Kediri, direktur BUMD, anggota DPRD Kota Kediri, serta tamu undangan lainnya.
Momentum peringatan HUT ke-81 RI tersebut diharapkan tidak berhenti pada seremoni. Ajakan menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan bijak menyikapi informasi menjadi bagian penting dalam menjaga kondusivitas Kota Kediri sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan. [nm/suf]




