Polda NTT Kerahkan Satgas Terpadu Percepat Penanganan Gempa

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Kupang: Polda Nusa Tenggara Timurmengerahkan Satuan Tugas (Satgas) Terpadu guna memperkuat upaya penanganan dampak gempa bumi yang melanda Kabupaten Nagekeo. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh proses tanggap darurat berjalan dengan cepat, terkoordinasi, dan profesional.

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko, menyampaikan seluruh jajaran kepolisian yang diterjunkan telah diarahkan untuk bekerja secara terpadu sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

"Polri hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan sejak proses evakuasi, penanganan korban hingga tahapan pemulihan. Keselamatan jiwa masyarakat menjadi prioritas utama kami," katanya di Kupang, seperti dilansir Antara, Minggu, 16 Agustus 2026.

Penggelaran personel dan berbagai unsur teknis kepolisian dilakukan guna menjamin penanganan darurat berlangsung sigap, sinkron, dan profesional dengan mengutamakan keselamatan serta rasa aman warga.

Dalam operasi kemanusiaan tersebut, sejumlah satuan kepolisian dikerahkan untuk merespons berbagai kebutuhan di lapangan. Korps Brimob menurunkan personel Search and Rescue (SAR) untuk menyusuri kawasan terdampak, termasuk daerah-daerah yang sulit dijangkau kendaraan.

Di sisi lain, Unit K-9 dari Polsatsatwa turut dikerahkan untuk membantu proses pencarian korban yang masih diduga tertimbun reruntuhan material bencana.
 

Baca Juga :

Polri Siapkan Posko Bantuan untuk Dukung Warga Terdampak Gempa NTT


Untuk layanan kesehatan, Kapolda menerangkan bahwa personel Dokkes disiagakan untuk mendirikan klinik lapangan. Selain pelayanan medis kegawatdaruratan, tim kesehatan juga memberikan pendampingan psikologis atau trauma healing kepada warga yang terkena musibah.

Sementara itu, tim Disaster Victim Identification (DVI) disiapkan guna mengidentifikasi korban meninggal secara ilmiah dan presisi, dengan tetap menjunjung tinggi penghormatan terhadap korban dan keluarganya.

Di sektor transportasi, personel Satlantas bertugas mengatur dan merekayasa arus lalu lintas guna membuka jalur prioritas. Langkah ini ditempuh agar mobilisasi ambulans, kendaraan penyelamat, dan distribusi bantuan logistik dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

Personel Samapta juga dikerahkan untuk melakukan patroli serta pengamanan di lokasi pengungsian dan permukiman yang ditinggalkan penghuninya.


Layanan medis kepada korban gempa NTT. Foto: dok. BNPB.


Sementara itu, jajaran Binmas bertugas mendampingi masyarakat di kawasan terdampak. Petugas juga membantu pendataan warga, termasuk menelusuri keluarga yang terpisah atau masyarakat yang kehilangan kontak dengan sanak saudaranya.

Kapolda NTT menegaskan, aspek keamanan juga menjadi perhatian serius dalam situasi bencana. "Dalam kondisi bencana, selain menyelamatkan masyarakat, kami juga memastikan keamanan lingkungan tetap terjaga. Jangan sampai masyarakat yang sedang mengalami musibah justru menjadi korban tindak kejahatan," ujarnya.

Oleh karena itu, personel Reskrim turut diterjunkan untuk mengantisipasi potensi penjarahan maupun aksi penipuan yang memanfaatkan situasi darurat, termasuk modus donasi bantuan yang tidak bertanggung jawab.

Kapolda mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya atau menyebarkan informasi yang belum diverifikasi kebenarannya.

"Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Jangan menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya karena dalam situasi bencana, informasi yang keliru dapat menimbulkan kepanikan," katanya.

Polda NTT memastikan Satgas Terpadu akan terus bekerja bahu-membahu dengan pemerintah daerah, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), dan seluruh pemangku kepentingan terkait dalam upaya penanganan dampak bencana di Kabupaten Nagekeo.

Kapolda menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak berhenti pada fase evakuasi semata. "Polri hadir dari titik awal evakuasi hingga pemulihan. Kami akan terus mendampingi masyarakat dan memastikan penanganan bencana berjalan secara cepat, terukur dan humanis," ujar Rudi Darmoko.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Istana Pastikan Bakal Selektif Terkait Wacana Kewarganegaraan Ganda
• 15 jam lalurctiplus.com
thumb
Sejarah dan Aturan Pemasangan Bendera Merah Putih Setiap 17 Agustus
• 5 jam lalubeautynesia.id
thumb
TNI Buka Suara Soal Kericuhan Peringatan Hari Damai Aceh
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
JK Ajak Aceh Jadikan 21 Tahun Perdamaian sebagai Momentum Memperkuat Pembangunan dan Keadilan
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Profil Chika Jessica, Artis Cantik yang Dikabarkan Dekat dengan Ruben Onsu, Bintangi FTV dan Film Terkenal
• 8 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.