Pelabuhan Pelindo di NTT berangsur normal, pemulihan Maumere dipercepat

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memastikan layanan di sejumlah pelabuhan yang dikelola perusahaan di Nusa Tenggara Timur (NTT) berangsur normal pascagempa bumi yang terjadi pada Sabtu (15/8) pagi.

Sementara itu, penanganan dan pemulihan di Pelabuhan Maumere, Kabupaten Sikka, terus dipercepat menyusul adanya sejumlah fasilitas yang terdampak.

Gempa bumi tersebut memberikan dampak dengan tingkat yang berbeda pada sejumlah pelabuhan di wilayah NTT. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan pemantauan di lapangan, sebagian besar pelabuhan telah dapat kembali melayani kegiatan operasional secara normal.

Di Pulau Flores, Pelabuhan Labuan Bajo dan Pelabuhan Ende Ippi yang sempat mengalami gangguan pasokan listrik (blackout) pada pagi hari telah kembali beroperasi normal. Kedua pelabuhan tersebut telah dapat melayani kapal penumpang dan kapal barang, termasuk kegiatan bongkar muat.

Sementara itu, Pelabuhan Waingapu, Kupang, dan Kalabahi hanya mengalami dampak ringan tanpa gangguan signifikan terhadap kegiatan operasional. Seluruh layanan di ketiga pelabuhan tersebut saat ini berjalan normal.

Executive Director 3 Pelindo Wahyu Widodo mengatakan Pelindo terus melakukan pemeriksaan terhadap fasilitas kepelabuhanan serta berkoordinasi dengan TNI/Polri, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan terkait untuk memastikan keselamatan dan keberlangsungan layanan.

“Pelabuhan memiliki peran penting bagi konektivitas masyarakat dan distribusi logistik di NTT. Karena itu, kami terus memastikan layanan dapat berjalan dengan aman dan optimal. Khusus di Maumere, percepatan pemulihan terus kami lakukan bersama seluruh pihak terkait dengan tetap menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama,” ujar Wahyu.

Dibandingkan pelabuhan lainnya, Pelabuhan Maumere mengalami dampak yang lebih signifikan. Sejumlah fasilitas pada bagian terminal dan area olah gerak kapal di Dermaga 4 terdampak akibat gempa. Dermaga yang melayani kapal Ro-Ro dan penumpang tersebut untuk sementara belum dapat digunakan karena masih dalam proses pembersihan dan penanganan material.

Bersama para pemangku kepentingan terkait, Pelindo terus mempercepat proses pembersihan dan pemeriksaan fasilitas agar dermaga dapat kembali digunakan setelah seluruh aspek keselamatan dipastikan terpenuhi.

Di tengah proses pemulihan tersebut, layanan peti kemas di Pelabuhan Maumere tetap berjalan normal, sehingga pelayanan logistik melalui terminal peti kemas tetap dapat berlangsung. Pelindo juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi fasilitas kepelabuhanan di NTT serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi perkembangan kondisi pascagempa.

“Kami mengapresiasi dukungan TNI/Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, serta seluruh pihak yang bersama-sama membantu proses penanganan pascagempa. Kami juga memohon pengertian para pengguna jasa apabila masih terdapat penyesuaian pelayanan di Pelabuhan Maumere. Pelindo akan terus mempercepat proses pemulihan agar layanan dapat segera kembali normal dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan,” tutup Wahyu.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gempa M7,7 NTT Terasa ke Sulsel, Korban Tewas Bertambah Jadi 47 Jiwa
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Sejumlah Pelabuhan di NTT Rusak Akibat Gempa, Begini Kondisinya
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Polri Terjunkan 260 Personel Perkuat Penanganan Dampak Gempa M7.7 Flores
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Dihajar Ian Garry hingga Wajah Babak Belur, Islam Makhachev Justru Keluar sebagai Pemenang UFC 330
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Update Gempa NTT, 38 Orang Meninggal dan 2000 Mengungsi, Logistik Masih Kurang
• 21 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.